Zona Merah COVID, Tabung Oksigen Langka di Depok

Data zona merah sejumlah daerah, salah satunya Depok. (DepokToday.com)
Data zona merah sejumlah daerah, salah satunya Depok. (DepokToday.com)

DEPOK- Tingginya kasus COVID-19 di Kota Depok kini juga mulai membuat ketersediaan tabung oksigen menipis. Di beberapa lokasi, sejumlah toko atau tempat penyedia isi ulang tabung oksigen bahkan sampai kehabisan stok.

Kondisi itu terjadi sejak sepekan terakhir, menyusul lonjakan kasus COVID-19 yang semakin tinggi di Kota Depok. Banyaknya warga yang memilih isolasi mandiri atau isoman, membuat penjualan tabung oksigen laku keras.

Jaka, salah satu penjual tabung oksigen di kawasan Beji ini bahkan mengaku, permintaan meningkat 100 persen. Sayangnya, hal itu tak diimbangi dengan pasokan.

“Karena sebelumnya kita stok sekitar lima tabung besar bisa untuk beberapa bulan, ini sekarang tiga sampai lima hari juga sudah habis. Ini gasnya juga baru datang, dimana pagi sebelumnya habis,” katanya, Selasa 29 Juni 2021.

Stok tabung oksigen habis. (DepokToday.com)
Stok tabung oksigen habis. (DepokToday.com)

Ia pun tak memungkiri, bahwa lonjakan kasus COVID-19 di Kota Depok berpengaruh terhadap permintaan oksigen, baik dari individu maupun instansi, seperti klinik dan rumah sakit.

“Nyari tabung oksigen sekarang susah, ya ampun,” kata Elif salah seorang warga Depok.

Bahkan, beberapa toko penjual atau tempat pengisian oksigen terpaksa tutup lebih awal lantaran kehabisan stok.

Zona Merah di Depok

Pemerintah Pusat baru saja memperbaharui zona risiko tiap-tiap daerah. Kota Depok menyandang predikat zona merah atau wilayah dengan risiko tinggi penularan COVID-19.

Padahal, Kota Depok sempat bertahan dengan wilayah dengan risiko sedang penularan COVID-19 atau zona oranye sejak bulan April 2021.

Penilaian zonasi ditetapkan melalui 14 indikator yang dikeluarkan oleh Satgas COVID-19 RI. Dalam penilaian itu, pada pekan ini Kota Depok turun skor dari sebelumnya 1,93 menjadi 1,8 (semakin tinggi skor semakin baik zona risiko). Baca selengkapnya di sini: Depok Zona Merah Lagi, GTPPC Imbau Masyarakat Lebih Ketat Prokes (rul/*)