Xavi Hernandez Lewati Kesempatan Melatih Brasil Demi Barcelona

Xavi Hernandez saat diperkenalkan sebagai pelatih baru Barcelona di hadapan para penggemar.(Foto: Twitter/La Liga)
Xavi Hernandez saat diperkenalkan sebagai pelatih baru Barcelona di hadapan para penggemar.(Foto: Twitter/La Liga)

DepokToday-Xavi Hernandez sangat ingin kembali bersama Barcelona sehingga ia melewatkan kesempatan untuk melatih tim nasional (timnas) Brasil.

“Kami berbicara dengan federasi Brasil,” kata Xavi pada presentasi resminya di Barcelona, ​​Senin 8 November 2021 waktu setempat. “Idenya adalah menjadi asisten (pelatih) Tite dan mengambil alih skuat setelah Piala Dunia Qatar,” lanjut Xavi.

“Tapi keinginan saya adalah datang ke Barcelona. Saya menunggu sampai saat yang tepat dan saya pikir ini adalah saat yang tepat. Saya merasa saya sangat siap sekarang,” sambung mantan pemain Barcelona itu.

Xavi, yang menolak Barcelona tahun lalu karena merasa tidak sepenuhnya siap untuk mengambil alih sebagai pelatih saat itu, juga menolak undangan dari Brasil.

Ribuan penggemar menyambutnya di Stadion Camp Nou, berharap dia bisa mengubah nasib klub setelah awal yang buruk di musim pertamanya pasca hengkangnya Lionel Messi ke Paris Saint-Germain (PSG).

Xavi, yang berkembang sebagai pemain Barcelona bersama Messi, diperkenalkan pada resepsi yang biasanya hanya ditawarkan kepada pemain top.

Kerumunan hampir 10.000 orang meneriakkan namanya dan mengibarkan bendera klub di tribun. “Saya sangat bersemangat,” tutur Xavi kepada para penggemar.

“Kami adalah klub terbaik di dunia dan kami akan bekerja keras untuk menjadi sukses. Bara tidak bisa puas dengan hasil imbang atau kekalahan. Kami harus memenangkan setiap pertandingan,” jelasnya.

BACA JUGA: Ditahan Imbang Celta Vigo, Barcelona Terpaku di Papan Tengah La Liga

BACA JUGA: Barcelona Kalah Lagi, Kali Ini Dibantai Benfica Tiga Gol Tanpa Balas

Xavi yang berusia 41 tahun, menandatangani kontrak hingga Juni 2024, membalas melambai dan mengirim ciuman ke penonton setelah memasuki lapangan bersama presiden Joan Laporta. “Saya memiliki keuntungan besar karena saya mengenal klub dengan baik,” katanya.

“Barcelona adalah klub paling sulit di dunia karena Anda harus menang dan Anda harus bermain dengan baik. Menang 1-0 saja tidak cukup. Kami akan mencoba untuk menang dan bermain dengan baik,” katanya.

Dia menilai Barcelona masih bisa memainkan gaya menyerang meski Messi absen, yang bergabung dengan Paris Saint-Germain musim ini karena kesulitan keuangan klub Catalan.

“Messi mengirimi saya pesan yang menawarkan saya keberuntungan. Dia adalah pemain terbaik dalam sejarah klub tetapi dia tidak di sini lagi. Kami memiliki pemain yang kami miliki dan kami akan bekerja dengan mereka,” ungkap Xavi.

BACA JUGA: Barcelona Menang Tipis di Kyiv, Ini Pengaruhnya di Papan Klasemen Grup E

BACA JUGA: Barcelona Ditahan Imbang Athletic Bilbao, Real Madrid Ditantang Levante

Xavi mengatakan dia tersentuh oleh sambutan dan nyanyian bersama dengan orang banyak. Beberapa kerabatnya juga berada di lapangan selama presentasinya. “Kami membutuhkan Anda,” jelas Xavi kepada para penggemar.

“Terutama pada saat-saat buruk. Kami berada dalam situasi yang sulit sebagai klub. Kami membutuhkan Anda lebih dari sebelumnya. Kami harus lebih profesional dari sebelumnya. Anda tidak harus tangguh, Anda harus memiliki aturan dan memastikan mereka diikuti,” tegasnya.

Xavi direkrut minggu lalu untuk menggantikan Ronald Koeman, yang tidak bisa membuat skuatnya maju musim ini di tengah salah satu krisis terburuknya di dalam dan di luar lapangan.

Dia mengambil alih dengan klub di tempat kesembilan di liga Spanyol dan kedua di grup Liga Champions. “Hari ini adalah hari yang akan tercatat dalam sejarah klub,” ucap Presiden Barcelona, Joan Laporta.

“Xavi memiliki tugas yang sulit karena dia harus membangun kembali tim, tetapi kami memiliki kepercayaan penuh padanya,” lanjut Laporta.

(Sumber: firstpost.com)