Wow, Pasangan Nikah Siri di Depok Kini Bisa Punya Kartu Keluarga

Nikah siri di Depok kini bisa miliki Kartu Keluar. (Foto; Istimewa)
Nikah siri di Depok kini bisa miliki Kartu Keluar. (Foto; Istimewa)

DepokToday – Ada kabar gembira bagi pasangan suami istri yang sebelumnya telah nikah siri. Sebab saat ini telah bisa membuat kartu keluarga (KK). Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Disdukcapil Kota Depok Nuraeni Widayatti.

Melansir dari situs pemerintah Kota Depok, Depok.go.id, kebijakan tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 108 Tahun 2019.

Menurut Nuraeni, setiap penduduk Indonesia wajib terdata dalam KK menjadi dasar kebijakan tersebut. Oleh karena itu, pelayanan KK bagi pasangan nikah siri bisa dilakukan, namun memang berbeda pada penulisan status kawin di dalam KK.

“Tugas Disdukcapil mencatat, kami tidak melegitimasi pernikahan siri. Disdukcapil hanya melayani pencatatan kependudukan bagi semua warga, termasuk pasangan nikah siri,” kata Ani, sapaan akrabnya.

Dia mengatakan, pernikahan siri dapat dimasukkan dalam satu kartu keluarga atau KK. Namun penulisan di kolom status perkawinan dalam KK adalah kawin belum tercatat.

Baca Juga: Terpopuler DepokToday, 14 Oktober 2021: Bahasa Indonesia Juga Digunakan di Negara Tetangga, Rumah Mengeluarkan Air Banjir

“Berbeda dengan pasangan yang sudah memiliki buku nikah atau akta nikah bertuliskan kawin tercatat dalam kolom status perkawinan di KK karena sudah di sahkan oleh negara. Jadi Kami  hanya mencatat bahwa sudah terjadinya perkawinan,” tutur Ani.

Kendati begitu, imbuh Ani, pada proses pembuatannya terdapat syarat tambahan. Pemohon diminta membawa surat pernyataan tentang pernikahan mereka.

Lebih lanjut, Ani menuturkan, syarat itu yaitu membuat Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM), dibuat oleh yang bersangkutan atau wali atau pemohon sebagai kebenaran dengan tanggungjawab penuh. Dibuat oleh dan diketahui dua orang saksi.

“Misalnya yang menikahkan bisa membuat SPTJM. Untuk perubahan tersebut, warga dapat mengurus KK-nya langsung ke operator kami yang ada di 63 kelurahan,” ungkap dia. (lala/*)