Waspadai 7 Penyebab Penyakit Stroke Ini, Biasa Muncul di Usia Muda

Ilustrasi stroke (Foto: Istimewa)
Ilustrasi stroke (Foto: Istimewa)

DepokToday – Fenomena meningkatnya penyakit stroke pada usia muda menjadi kabar yang kurang mengenakan. Penyebabnya tentu berbagai macam hal, mulai dari pola makan yang tidak sehat hingga pola tidur yang tidak baik.

Stroke terdiri jadi dua jenis yaitu iskemik dan hemoragik. Peningkatan terbesar terlihat pada penyakit stroke iskemik yang diakibatkan oleh pembekuan darah yang menyumbat arteri yang berjalan ke otak. Stroke iskemik adalah jenis stroke yang paling umum. Sedangkan stroke hemoragik, terjadi ketika pembuluh darah di atau dekat otak pecah, dan itu jauh lebih jarang terjadi.

Melansir dari Bisnis.com, Kebiasaan gaya hidup yang buruk bukan satu-satunya penyebab stroke pada orang muda. Berikut ini 7 penyebab stroke di usia muda selain pola hidup tidak sehat.

1.Gangguan darah
Beberapa orang mengembangkan atau mewarisi kondisi yang menyebabkan darah lebih mudah menggumpal. Fenomena itru disebut koagulasi yang dapat meningkatkan risiko stroke iskemik.

Masalah koagulasi bisa karena keturunan dan beberapa dapat dideteksi dengan tes darah. Jadi, jika Anda atau kerabat dekat mengalami pembekuan darah, bicarakan dengan dokter tentang kemungkinan tes dan perawatan.

2.Kondisi jantung

Beberapa orang dilahirkan dengan kondisi jantung yang dapat menggumpalkan darah di jantung dan mengalir ke otak. Sebagian kecil stroke pada orang dewasa muda disebabkan oleh kondisi itu disebut Patent Foramen Ovale (PFO)

Sekitar 25 persen orang memiliki PFO, yang berkembang ketika lubang di antara bilik jantung tidak menutup selama beberapa bulan pertama setelah lahir.

Baca Juga: UP Banyak Beasiswa, Edie Toet: Anak Berhak Mendapat Pendidikan Tinggi

3.Aneurisma

Aneurisma terbentuk ketika dinding pembuluh darah melemah dan membentuk gelembung yang dapat pecah. Hal itu dapat menyebabkan stroke hemoragik. Namun, beberapa orang terlahir dengan kelainan pembuluh darah.

Penelitian menunjukkan bahwa ada juga gen dan kondisi bawaan yang meningkatkan risiko. Aneurisma dapat terjadi pada semua usia, tetapi aneurisma yang pecah paling sering menyerang orang berusia antara 30 dan 60 tahun.

Warisan memainkan peran yang lebih dari signifikan dalam pembentukan aneurisma, dan merokok secara dramatis meningkatkan risiko itu.

4.Penyakit ginjal polikistik

Gangguan ginjal yang diturunkan dalam keluarga,menyebabkan kista terbentuk di ginjal. Karena ginjal menyaring darah, kista dapat menyebabkan gangguan pembuluh darah, termasuk tekanan darah tinggi dan aneurisma.

Orang dengan penyakit ginjal polikistik memiliki risiko aneurisma 50 persen lebih tinggi, jadi penting untuk menerima perawatan medis rutin yang mencakup pengendalian tekanan darah tinggi.

5.Migrain

Migrain adalah gangguan neurologis yang paling dikenal karena sakit kepala yang ditimbulkannya. Migrain meningkatkan risiko stroke pada orang muda. Risiko meningkat seiring bertambahnya usia karena semakin banyak migrain menyerang seseorang, semakin tinggi risiko stroke. Merokok sangat meningkatkan risiko stroke pada orang dengan migrain.

6.Penyalahgunaan narkoba

Orang tua bukan satu-satunya yang mengalami stroke. Kondisi kesehatan tertentu juga dapat menyebabkan stroke pada usia muda. Penyalahgunaan narkoba bisa jadi penyebab stroke usia muda.

7. Pil KB

Pil KB berperan meningkatkan risiko stroke pada semua wanita. Merokok mendorong risiko jauh lebih tinggi. Penting untuk diingat bahwa pil KB saja menimbulkan risiko kecil dan perlu diimbangi dengan risiko kehamilan yang tidak diinginkan.

Itulah penyebab stroke yang bisa terjadi pada orang dengan usia muda. Jika memang memiliki tanda-tanda atau gejala stroke segeralah periksa ke dokter, atau mulailah menjalankan pola hidup sehat dari sekarang. (lala/*)