Waspada COVID, Wakapolri: Jadikan Masker Teman Hidup

0
119
Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono (Istimewa)

MARGONDA– Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono menekankan pentingnya koordinasi untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Salah satu tempat yang jadi sorotan jenderal bintang tiga itu adalah wilayah perkantoran.

“Virus Corona ini tidak mengenal siapapun. Segala upaya sudah dilakukan, kolaborasi sinergi kebersamaan Forkopimda kita optimalkan. Semua perkantoran, kita harus zero COVID. Ini perlu kepedulian pimpinan kantor masing-masing,” katanya saat ditemui di Balai Kota Depok, pada Selasa 25 Agustus 2020

Gatot menyebut, periode Senin 24 Agustus 2020, Depok sudah turun dari zona merah, ke zona orange atau dengan status resiko sedang. Menurutnya, itu merupakan bukti dari kerja keras semua pihak, termasuk pemerintah daerah, TNI, Polri dan tokoh masyarakat.

“Kita doakan kalau tanggal 24 Agustus sudah zona orange, turun ke zona kuning sampai dengan zona hijau. Karena pak wali kota juga sudah melakukan langkah tes PCR secara masif.”

Terkait hal itu, Gatot mengaku, dirinya telah memberikan arahan secara khusus pada Dandim 0508 Depok, Kolonel Inf Agus Israk Mi’raj dan Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah untuk ikut mendukung semua kebijakan, guna menekan penyebaran COVID-19. Utamanya soal penggunaan masker.

“Jangan sampai lepas masker. Masker wajib bagi siapapun. Kalau ada yang melihat tidak pakai masker tegur,” ujarnya

Gatot mengatakan, wali kota mengaku telah membagikan sebanyak 2 juta masker untuk warga Depok. Cara ini dinilai efektif untuk menekan penyebaran COVID-19

“Pak Wali saya dengar sudah membagikan hampir 2 juta masker, sedangkan penduduk disini sekira 2,4 juta jiwa, belum lagi yang dibagikan per-orangan, saya rasa cukup,” ucapnya

Ia menegaskan, penggunaan masker menjadi sangat wajib ditengah pandemi saat ini. “Jadikan masker teman pendamping sehari-sehari, teman hidup.”

Gatot menambahkan, semua pihak harus bekerja bersama-sama dan tidak mengedepankan ego sektoral untuk mengatasi persoalan saat ini.

“Karena kerja kita adalah kerja untuk kemanusiaan. Kalau ini bisa kita atasi, yakinlah ekenomi kita akan segera bangkit. Kesehatan pulih, ekonomi bangkit,” tuturnya. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here