Waspada, 10 Kasus Delta Ditemukan di Depok, GTPPC Minta Ini ke Warga

ilustrasi corona (istimewa)

DEPOK – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC)) Kota Depok menyampaikan informasi tentang kasus varian delta di Depok.

Lewat surat pemberitahuan yang ditandatangan Wali Kota Depok Mohammad Idris itu, diketahui jika ada 10 kasus varian delta di kota tersebut.

“Bahwa saat ini, berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium Whole Genome Sequencing (WGS) di Laboratorium LIPI. Dari 10 specimen warga Depok yang dilakukan pemeriksaan dengan hasilnya 10 Positif COVID-19 Varian Delta B.1.617.2,” terang surat tersebut.

Specimen yang dikirimkan berasal dari pasien terkonfirmasi COVID-19 dengan hasil CT(cycle threshold) Value yang kecil di bawah 30 dan memiliki beberapa kriteria.

Penularan yang cepat di masyarakat/lokal tertentu, Orang yang baru mendarat dari negara asing, mulai menginfeksi kelompok yang sebelumnya tidak rentan, misal anak-anak, Orang sudah di vaksin tapi terinfeksi, penyintas terinfeksi kembali, dan Kematian dengan comorbid penyakit menular lain seperti HIV, TB dan lainnya.

Baca juga:PT KAI Sediakan Vaksin untuk Penumpang Kereta Api, Ini Syaratnya

Saat ini terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Kota Depok dalam 3 minggu terakhir sangat
tinggi, dengan positivity rate 42,23 persen dan berdampak kepada tingkat keterisian tempat tidur ICU
dan Isolasi di rumah sakit hingga diatas 95 persen.

Dalam surat itu juga ditulis, dengan tingkat penularan COVID+19 Varian Delta B.1.617.2 yang sangat cepat dan menghasilkan penyakit berat serta membutuhkan hospitalisasi atau tindakan penanganan lebih tinggi.

Antisipasi Varian Delta

Dengan itu diminta kepada seluruh warga Kota Depok untuk lebih meningkatkan kewaspadaan diri dalam menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat. Diantaranya menerapkan 6 M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas dan menghindari makan bersama).

“Untuk meningkatkan perlindungan gunakan 2 lapis masker. Serta menjalankan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sebagaimana diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 dan Keputusan Wali Kota Depok Nomor 267 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019. Demikian hal ini saya sampaikan, tetap tinggal di rumah, terus berikhtiar dan senantias,” (lala/*)