Warga yang melihat ‘Babi Ngepet’ Ditarik Uang Retribusi, Terdakwa Adam Bilang Begini

Terdakwa Adam Ibrahim saat sidang di PN Depok menolak jika dikatakan ada uang retribusi yang dia ambil pada saat warga melhat babi. (Foto: DepokToday)
Terdakwa Adam Ibrahim saat sidang di PN Depok menolak jika dikatakan ada uang retribusi yang dia ambil pada saat warga melhat babi. (Foto: DepokToday)

DepokToday – Pengakuan tentang adanya uang retribusi yang ditarik dari warga yang melihat babi, terungkap dalam sidang lanjutan hoaks babi ngepet di Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok pada Senin 202 Desember 2021.

Pengakuan tentang adanya uang retribusi itu dihadirkan oleh saksi Hamdani yang merupakan mantan ketua lingkungan di lokasi dimana terdakwa Adam Ibrahim tinggal.

“Uang dari warga disetorkan ke terdakwa,” kata Hamdani menjawab pertanyaan majelis hakim M Iqbal.

Walau begitu, Hamdani tidak mengetahui berapa jumlah uang yang behasil dipungut dari warga pada saat itu.

Selain tentang uang retribusi, Hamdani juga mengakui jika berada di lokasi saat sejumlah warga bugil untuk menangkap babi yang disebut terdakwa merupakan hewan jadi-jadian. Dia mengaku kecewa dengan kebohongan yang dilakukan Adam Ibrahim.

Sementara itu, usai sidang, Adam menampik pernyataan Hamdani soal adanya penarikan retribusi yang dialkukan. “ Saya nggak tahu kalau itu,” jelas dia singkat.

Untuk selebihnya, dia mengakui semua keterangan saksi dan mengakui semua yang dia lakukan untuk meredakan rumor tentang isu babi ngepet.

Sidang lanjutan hoaks babi ngepet dengan terdakwa Adam Ibrahim kembali dilakukan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok pada hari ini, Senin 20 September 2021.

Baca Juga: COVID-19 di China Kembali Naik, Warga Kembali Diminta di Rumah Aja

Untuk sidang kali ini mengagendakan pemeriksaan tiga orang saksi, yaitu dua orang anggota kepolisian dan satu orang warga yang ikut dalam penangkapan babi hutan.

“Kami hadirkan 3 orang saksi, dua orang anggota Kepolisian dan satu orang merupakan warga,” sebut Jaksa Penuntut Umum Alfa Dera.

Selain uang retribusi itu, pihaknya juga menghadirkan terdakwa dalam persidangan, sesuai dengan permintaan majelis hakim.

“Iya, sesuai dengan permintaan Hakim kita hadirkan juga terdakwanya,” sebut dia. (lala/*)