Warga Keluhkan Banyaknya RTLH, Pradi-Afifah Jadi Harapan

0
84
Waras Wasisto bersama para pendukung Pradi-Afifah (Istimewa)

SAWANGAN- Rumah Tidak Layak Huni atau RTLH masih ditemukan di sejumlah wilayah di Kota Depok. Seperti yang diakui oleh Ketua RW 07, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Jaelani.

Pada awak media Jaelani mengaku, di wilayahnya ada sekira 13 RTLH yang sampai sekarang belum tersentuh bantuan pemerintah daerah. “Kita sudah coba untuk minta bantuan tapi katanya terbentur pandemi,” katanya dikutip pada Selasa 24 November 2020

Padahal, kondisi itu telah terjadi jauh sebelum COVID-19 melanda. Jaelani mengatakan, tadinya ada lebih dari 13 RTLH, namun sebagian telah direhab karena mendapat bantuan dari pemerintah provinsi.

“Kalau pun ada bantuan hanya dari pemerintah provinsi, bukan daerah, itu yang dibantu RTLH seblmnya, kalau yang 13 RTLH ini belum tersentuh bantuan.”

Baca Juga: Cecar Kubu PKS Tentang Madrasah, Afifah: 15 Tahun Enggak Terbangun     

Atas dasar itulah, ia pun menaruh harapan pada pasangan calon Wali-Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna-Afifah Alia. Jaelani optimis, keduanya mampu membawa perubahan untuk Depok yang lebih baik.

“Kami enggak muluk-muluk, paling tidak keterbukaan terhadap aparatur RT dan RW dan terpenuhi kebutuhan warga. Apalagi dengan pandemi sekarang ini, kondisi yang makin terpuruk, semoga pemimpin nanti bisa lebih maksimal,” ujarnya

Menurut Jaelani, pemimpin yang sekarang kurang menaruh perhatian pada warga. “Itu kekurangan-kekurangan infrastruktur lingkungan dan proses pengajuan tidak banyak yang terealisasi. Pemimpin yang terpilih nanti lebih memperhatikan. Lingkungan kami banyak yang dibutuhkan.”

Ia menambahkan, pihaknya telah banyak melakukan program-program secara swadaya seperti perbaikan jalan dan saluran air. “Itu semua murni swadaya, misalnya saluran air dan jalan, itu kami lakukan secara swadaya tanpa bantuan pemerintah,” tegasnya

Menanggapi hal itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, Waras Wasisto berjanji akan menyampaikan sederet keluhan tersebut pada Pradi dan Afifah.

Menurutnya, semua persoalan tersebut adalah murni suara rakyat harus menjadi skala prioritas. Atas dasar itulah, ia pun mengajak warga untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan mencoblos Pradi-Afifah dari nomor urut satu.

“Karena visi misinya sangat bagus untuk percepatan pembagunan Kota Depok yang hari ini jauh tertinggal dari kota tetangga,” katanya dihadapan warga Sawangan tersebut

Waras mengatakan, terkait dengan persoalan lingkungan, Pradi-Afifah memiliki program RW Membangun. Nantinya tiap RW akan mendapat anggaran hingga Rp 500 juta/tahun.

“Yang tahu persoalan di lingkungan adalah warga atau RT dan RW setempat. Karena itu, jika Pradi-Afifah menang, silakan warga membuat perencanaan untuk pembangunan lingkungan,” ujarnya

Waras menegaskan, program RW membangun harus dimaksimalkan. “Dananya memang tidak langsung ke warga atau RW melainkan kepada lurah setempat. Tapi, tiap RW berhak mengajukan program pembangunan,” paparnya (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here