Warga Bergejolak, Markas Ahmadiyah Depok Kembali Disegel

Polisi menenangkan warga yang berunjukrasa menolak Ahmadiyah di Sawangan Depok beberapa tahun lalu (DepokToday.com)
Polisi menenangkan warga yang berunjukrasa menolak Ahmadiyah di Sawangan Depok beberapa tahun lalu (DepokToday.com)

DepokToday- Pemerintah Kota Depok melalui Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP bakal kembali melakukan penyegelan di markas Ahmadiyah, Sawangan pada Jumat 22 Oktober 2021.

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdiany mengungkapkan, sebenarnya ini bukan penyegelan baru namun mengganti papan segel yang sebelumnya telah rusak karena terlalu lama.

“Penggantian saja, penggantian segel yang telah rusak, jadi bukan penyegelan, ganti papan saja yang telah rusak. Ya berdasarkan penyegelan tahun 2017 kan,” jelasnya.

Baca Juga: 11 Puskesmas di Depok Kini Punya Serum Anti Bisa Ular, Ini Jenisnya

Ketika disinggung seperti apa aktivitas warga Ahmadiyah pasca penyegelan beberapa tahun tersebut, Lienda mengaku hal itu merupakan ranah Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai bentuk pengawasan.

“Itu yang harus menilai, mengawasi yang berkompeten sebenaranya, dalam ketentuan perwal kan, MUI dan unsur-unusr Kesbangpol, bahwa kami menjaga agar tetap terkendali, artinya Ahmadiyah melakukan aktifitas itu tidak sampai meresahkan dan warga juga tidak sampai melakukan aksi yang anarkis,” ujarnya.

Pelanggaran di Ahmadiyah Depok Terancam Pidana

Namun demikian, Lienda tak menampik, tindakan kali ini juga berdasarkan laporan atau keresahan warga karena menduga jemaah Ahmadiyah masih melakukan aktivitas di markasnya tersebut.

“Iya memang ada beberapa warga masyarakat yang merasa Ahmadiyah ini sudah melakukan kegiatan yang diluar ketentuan atau ketetapan yang telah disepakati, SKB, tapi kan itu dari pihak mereka, dari pihak kita harus dikaji,” ujarnya.

Markas Ahmadiyah  disegel (Foto: Istimewa)
Markas Ahmadiyah disegel (Foto: Istimewa)

Baca Juga: Heboh Video Vulgar 13 Detik Lele PUBG, Cewek ABG Ini Minta Maaf

Lienda menegaskan, pihaknya akan bertidak tegas jika ada pihak yang melakukan pengrusakan segel di markas Ahmadiyah di Sawangan Depok itu.

“Iya tentunya ada pasal tersendiri, Pasal 232 yang mengatakan bahwa perusakan segel itu bisa memenuhi unsur pidana.” (rul/*)