Wali Kota Terbitkan Aturan Saat Imlek, Ini Isinya

Wali Kota Depok, Mohammad Idris (dua kiri).(Foto: Istimewa)

MARGONDA- Pemerintah Kota Depok telah mengeluarkan surat edaran tentang pembatasan aktivitas terkait perayaan Imlek dan libur panjang akhir pekan ini. Dalam surat tersebut, ada sejumlah point yang dibahas, di antaranya mengatur jam opersional pusat perbelanjaan hingga larangan konser musik.

Keputusan itu merujuk pada surat edaran yang telah dikeluarkan pemerintah pusat.

“Saat ini pandemi COVID-19 masih terjadi ditengah-tengah kita. Dan saat ini Kota Depok masih berada pada zona orange atau zona resiko sedang sehingga masih banyak ikhtiar dan kerja keras yang harus kita lakukan,” kata Wali Kota Depok, Mohammad Idris, Kamis 11 Februari 2021

Baca Juga : Libur Imlek, ASN dan Keluarga Dilarang ke Luar Daerah

Kemudian, terkait hari raya Imlek 2021 dan libur panjang akhir pekan, yang jatuh pada Jumat 12 Februari hingga Minggu 14 Februari 2021, Idris menyampaikan beberapa hal.

“Pertama saat ini kita masih dalam masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) proporsional, dan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), sehingga segala aktivitas warga dan aktivitas usaha dilakukan pengaturan,” tuturrnya

Untuk aktivitas warga dan usaha hanya sampai pukul 21.00 WIB.

“Serta kegiatan-kegiatan yang mengundang kerumunan tidak diperkenankan termasuk kegiatan konser dilarang dan untuk atraksi seni dibatasi dengan jumlah pengunjung maksimal 30 orang,” katanya

Selain itu, kepada pengelola pusat perbelanjaan dan pusat-pusat kegiatan lainnya untuk tidak menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang mengundang kerumunan yang tentunya berpotensi terjadinya penularan COVID-19.

“Serta bagi yang menyelenggarakan acara yang mengundang kerumunan agar memberitahu sebelumnya kepada pihak kelurahan dan kecamatan serta teman-teman TNI-Polri untuk disesuaikan dengan ketentuan protokol kesehatan COVID-19.”

Lebih lanjut Idris mengatakan, ASN dilarang melakukan perjalanan ke luar kota, demikian pula kepada warga diimbau untuk tidak melakukan perjalanan ke luar daerah dan tetap berada di rumah dengan menerapkan 2 I serta 5 M.

“Iman, imun, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak ,menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” katanya

Terkait sederet kebijakan itu, Idris menegaskan, pihaknya bersama TNI-Polri akan melakukan pengawasan pendampingan secara intensif di semua wilayah.

“Ini penting agar penerapan aturan dan protokol kesehatan dijalankan dengan konsisten, terima kasih salam sehat wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.” (rul/*)