Wali Kota Ingatkan Warga Tidak Lengah, Meski Depok Telah Zona Kuning COVID-19

Wali Kota Depok, Mohammad Idris telah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan operasi yustisi dan pemeriksaan rapid test antigen pada pemudik dan warga pendatang guna mencegah penyebaran COVID-19. (Depoktoday.com)
Wali Kota Depok, Mohammad Idris telah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan operasi yustisi dan pemeriksaan rapid test antigen pada pemudik dan warga pendatang guna mencegah penyebaran COVID-19. (Depoktoday.com)

DepokToday – Wali Kota Depok Mohammad Idris mengingatkan kepada masyarakat agar tidak lengah dan lalai terhadap protokol kesehatan, meski saat ini Depok telah masuk dalam kategori rendah penularan COVID-19 atau zona kuning.

“Kita tetap (harus) waspada dan selalu terapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas, ikuti arahan PPKM dan akses tempat-tempat vaksinasi, agar segera terwujud herd immunity,” kata Idris disampaikan melalui akun Twitter pribadinya, Rabu 8 September 2021.

Tak lupa pula, Idris mengucapkan rasa syukur dan terimakasihnya, karena berkat kerja keras berbagai pihak, Kota Depok kini telah mengalami banyak perbaikan utamanya dalam kasus Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19.

Baca Juga: Alhamdulillah, Pekan Ini Depok Masuk Zona Kuning Penyebaran COVID-19

“Kita bersyukur kepada Allah SWT, minggu ini berdasarkan indikator Kesmas BNPB, Kota Depok berada pada zona resiko rendah atau zona kuning, kami sampaikan terima kasih atas partisipasi semua pihak,” kata Idris.

Sebelumnya, Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Kota Depok Dadang Wihana mengatakan, per tanggal 5 September 2021 Depok telah masuk dalam zona kuning atau zona risiko rendah penyebaran virus tersebut.

Zonasi Kota Depok berdasarkan Kesmas BNPB. FOTO: Istimewa
Zonasi Kota Depok berdasarkan Kesmas BNPB. FOTO: Istimewa

Jika dihitung, masuk ke dalam zona kuning merupakan capaian terbaik dalam penanganan pandemi selama 1,5 tahun terkahir ini.

Alih-alih melandai, kasus COVID-19 ini meningkat pada awal 2021. Sejumlah rumah sakit dan pusat isolasi overload dalam menerima pasien. Kasus aktif pada beberapa pekan lalu juga sempat mencapai belasan ribu.

Kini kasus aktif COVID-19 di Kota Depok hanya  berjumlah 1.341. Sedangkan untuk penambahan kasus pada hari ini sejumlah 37 kasus. Tingkat kesembuhan terus menunjukan tren positif, dimana hari ini ada 118 pasien COVID yang sembuh. (ade/lala/*)