Wali Kota Depok: Target Vaksinasi COVID-19 Kemenkes Kini Tak Relevan, Ini Alasannya

Kegiatan vaksinasi COVID-19 (DepokToday.com)
Kegiatan vaksinasi COVID-19 (DepokToday.com)

DepokToday – Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, jika targetan vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) saat ini sudah tidak relevan.

Hal itu disampaikan dirinya usai mendampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji saat meninjau Posko Vaksinasi Kota Depok, Senin 25 Oktober 2021.

Idris menyampaikan, targetan sebanyak 1,6 juta target tidak relevan karena data itu mengacu pada Badan Pusat Statistik (BPS) sebanyak 2,4 juta jiwa, sedangkan data terbaru BPS, jumlah warga Depok sebanyak 2 juta jiwa di tahun 2020.

“Karena itu, kami akan berkoordinasi mengajukan perbaikan data target vaksinasi dengan Kemenkes, bahwa yang dipakai itu data Disdukcapil Depok berdasarkan nama dan alamat, baik untuk warga berdomisili maupun yang ber-KTP elektronik di Depok,” ucap Idris seperti dilansir dari beritadepok.go.id, pada Selasa 26 Oktober 2021.

Baca Juga: Kini Anak di Bawah 12 Tahun Bisa Bepergian dengan Bus, Kereta dan Pesawat, Begini Syaratnya

“Sehingga nanti semua data vaksinasi dapat terhimpun dengan baik. Upaya ini bukan untuk berlomba-lomba, namun agar warga Depok maupun yang berdomisili semua harus di vaksinasi dari Pemkot Depok, Kementerian dan TNI- Polri,” papar dia.

Dengan kenyataab itu,  dia mengaku akan menggunakan basis data vaksinasi COVID-19 dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk pendataan vaksinasi COVID-19.

Baca Juga: Kini Anak di Bawah 12 Tahun Bisa Bepergian dengan Bus, Kereta dan Pesawat, Begini Syaratnya

Dengan penyesuaian data Disdukcapil Kota Depok, ujar dia, total warga yang menjadi sasaran vaksinasi sebanyak 1,3 juta jiwa.

“Total warga Depok berdasarkan data Disdukcapil sebanyak 1,8 juta jiwa. Lalu diambil 70 persen dari data tersebut sekitar 1,3 juta jiwa yang menjadi target vaksinasi,” sebut dia.

Sepekan Data Vaksinasi COVID-19 Depok Diperbaiki

Sebelumnya diberitakan, Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji berjanji memperbaiki data vaksin COVID-19 di Kota Depok. Hal itu dia sampaikan usai melakukan kunjungan ke Kota Depok pada Senin 25 Oktober 2021.

Dalam lawatan khusus untuk melihat kegiatan vaksinasi di Kota Depok dirinya menemukan perbedaan data antara Pemkot dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Pada data Kemenkes itu Kota Depok di bawah 60 persen. Padahal di Depok ini sudah melebihi itu. Karena itu kami dengan Pemkot Depok akan bersama-sama membenahi data tersebut,” jelas Mulyo Aji. (lala/*)