Wali Kota Depok Perpanjang PSBB Proporsional, Ini Rincian Aturannya

Wali Kota Depok, Mohammad Idris (Depoktoday.com)
Wali Kota Depok, Mohammad Idris (Depoktoday.com)

DEPOK – Wali Kota Depok, Mohammad Idris telah menerbitkan aturan baru untuk memperketat aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional pra adaptasi kebiasaan baru. Ada sejumlah penyesuaian-penyesuaian dari aturan sebelumnya disesuaikan dengan kondisi saat ini.

Adapun perpanjangan PSBB Proporsional yang tertuang dalam Keputusan Wali Kota Depok Nomor : 443/263/Kpts/Dinkes/Huk/2021 ini berlaku mulai tanggal 29 Juni hingga 5 Juli 2021.

Baca Juga: Ada Aturan Baru Untuk Pusat Perbelanjaan, Dilarang Terima Tamu Ini

Berikut rincian pengetatan PSBB Proporsional di Kota Depok:

1. Kegiatan di Tempat kerja/perkantoran

Menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 75 persen dan Work From Office (WFO) 25 persen dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat, pengaturan waktu kerja secara bergantian, dan pada saat WFH tidak melakukan mobilisasi ke daerah lain. WFH adalah bekerja dari rumah dan bukan liburan.

2. Kegiatan pada Sektor Esensial

Sektor esensial seperti kesehatan, bahan pangan, makanan, minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan, sistem pembayaran, pasar modal, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik, dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu, serta kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat. Beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

3. Kegiatan di Pusat Perbelanjaan

– Sampai dengan pukul 19.00 WIB dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat, disertai pembatasan pengunjung paling banyak sebesar 30 persen.

– Anak-anak dibawah 5 tahun, ibu hamil, dan lanjut usia (lansia) tidak diperkenankan masuk area tersebut.

4. Kegiatan di Pasar

Mulai pukul 03.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB, dengan jumlah pengunjung paling banyak 30 persen.

5. Kegiatan Restoran

Restoran, kafe, warung makan, pedagang kaki lima dan sejenisnya hanya sampai dengan pukul 21.00 WIB dan dilakukan secara take away atau dibawa pulang, tidak diperbolehkan makan dan minum di tempat.

6. Kegiatan tempat wisata

Taman, tempat wisata, wahana keluarga, tempat permainan anak, kolam renang, wahana ketangkasan, bioskop dan sejenisnya untuk sementara ditutup.

7. Aktivitas warga

Dibatasi sampai dengan pukul 21.00 WIB, kecuali untuk kepentingan kedaruratan dan perjalanan pulang kerja dengan menunjukkan ID Card.

8. Kegiatan Keagamaan

– Kegiatan ibadah di tempat ibadah dibatasi dengan kapasitas paling banyak 30 persen, dengan protokol kesehatan yang lebih ketat dan hanya untuk kegiatan ibadah yang bersifat wajib.

– Kegiatan di tempat ibadah pada zona oranye dan merah PPKM Mikro ditutup.

– Kegiatan pemulasaraan dan penguburan jenazah, takziyah dibatasi hanya diikuti keluarga paling banyak 15 orang.

– Pengajian rutin, subuh keliling dan ibadah bersama diluar tempat ibadah untuk sementara ditiadakan.

Baca Juga: Lockdown Belum Jadi Pilihan, Emil Perkuat Satgas Kelurahan dan Desa

9. Kegiatan di fasilitas umum dan ruang pertemuan

– Untuk sementara seluruhnya ditutup.

– Seluruh kegiatan rapat, pertemuan, bimtek, workshop dan sejenisnya dilaksanakan secara daring atau online.

10. Kegiatan Seni, Sosial dan Budaya

Dilaksanakan secara daring atau online.

11. Kegiatan resepsi

– Untuk pernikahan hanya diperkenankan untuk pelaksanaan akad nikah yang dihadiri keluarga inti paling banyak 30 orang.

– Untuk khitanan dihadiri keluarga inti yang dihadiri paling banyak 20 orang.

12. Kegiatan olah raga

Hanya diperbolehkan yang bersifat mandiri.

13. Kegiatan Belajar Mengajar

Dilaksanakan secara daring atau online.

14. Pengaturan Tamu/kunjungan

– Untuk kunjungan kerja yang datang ke Kota Depok dan perjalanan dinas keluar Kota Depok dihentikan sementara.

– Untuk kunjungan keluarga dari luar Kota Depok dibatasi paling banyak 5 orang.

Baca Juga: IGD RSUD Depok Overload, Dirut : Petugas Medis Kurang

15. Kegiatan pada Moda Transportasi

Kapasitas paling banyak 50 persen dan jam operasional sampai dengan pukul 22.00 WIB.

16. Kegiatan-kegiatan lainnya yang mengumpulkan massa dan kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Sementara dihentikan.

(ade/*)