Wali Kota Depok Lantik 59 ASN Jadi Pejabat, Lima Diantaranya Jabat Kepala Dinas

Wali Kota Depok Mohammad Idris saat melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Jabatan Fungsional dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pendidikan di lingkungan Pemerintah Kota Depok di Ruang Edelweis, lantai 5, Gedung Balai Kota, Rabu 24 November 2021. (Foto: Diskominfo)
Wali Kota Depok Mohammad Idris saat melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Jabatan Fungsional dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pendidikan di lingkungan Pemerintah Kota Depok di Ruang Edelweis, lantai 5, Gedung Balai Kota, Rabu 24 November 2021. (Foto: Diskominfo)

DepokToday – Wali Kota Depok Mohammad Idris melantik 59 Aparatur Sipil Negara atau ASN di lingkungan Pemerintah Kota Depok pada Rabu 24 November 2021.

Puluhan ASN Depok yang dilantik itu antara lain enam orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, sembilan orang Pejabat Administrator, 37 orang Pengawas, tiga orang Fungsional, dua orang Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Satuan Pendidikan SDN dan dua orang Kepala UPTD Satuan Pendidikan SMPN.

Dalam sambutannya, Idris menyampaikan tiga pesan penting yang harus dipatuhi oleh para ASN yang dilantik itu. Pertama, segera melakukan adaptasi tugas pokok dan fungsi jabatan.

“Khususnya mereka yang biasanya bekerja di kedinasan, dia pindah kerja untuk melayani masyarakat secara langsung di wilayah, camat, lurah, sekretaris lurah (sekel), sekretaris camat (sekcam), kepala seksi (kasie). Ini sangat mempunyai perbedaan karakter dengan tugas-tugas yang ada di dinas-dinas,” kata Mohammad Idris seperti dikutip Depok.go.id, Rabu 24 November 2021.

Selanjutnya, Idris juga berpesan agar para pejabat yang baru harus menyadari bahwa tugas pelayanan bukanlah tugas yang mudah. Terlebih, kebutuhan dan kepentingan masyarakat yang semakin meningkat dan beragam.

“Oleh karena itu, segera pelajari dan pahami tupoksi lingkungan kerja masing-masing secara cepat dan tepat, sehingga tugas yang sudah diamanatkan dapat dilaksanakan dengan baik,” jelasnya.

Ketiga, ciptakan suasana kerja yang kondusif. Dengan kerja sama yang baik di antara pimpinan dan staff di setiap unit kerja, maka tanggung jawab dapat dicapai dengan hasil maksimal.

“Tidak ada superman.  Kepala dinas tidak bisa menjadi seorang superman, kabid bagaimana hebatnya tidak bisa menjadi superman. Tapi yang diperlukan adalah super team, selalu terkait satu sama lainnya, khususnya kepada mereka yang ada di wilayah,” tandasnya.

Enam ASN Untuk Jabatan Kepala Dinas dan Staf Ahli

Sudah hampir tiga bulan empat dinas dan satu badan tidak dipimpin oleh pejabat definitif sejak rotasi pertama di lingkungan Pemkot Depok pada September 2021 lalu. Pada pelantikan ini kelima dinas dan badan itu kini telah memiliki pemimpin definitif.

Selain lima dinas dan badan, ada juga satu staf ahli Wali Kota Depok yang dilantik.

Keenam pejabat itu yakni Mary Liziawati sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Wahid Suryono selaku Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD), Mangnguluang Mansur sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Lalu,  Eko Herwiyanto sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), dan Citra Indah Yulianty sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), serta Mohammad Fitriawan sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan. (ade/*)