Wali Kota Depok Keluarkan Edaran Untuk Orang Tua Jaga Anak PTM Terbatas

Wali Kota Depok Mohammad Idris saat luncurkan program Kartu Depok Sejahtera (KDS) di Aula Teratai Gedung Balai Kota Depok, Rabu 15 September 2021. FOTO: Dok. Diskominfo Depok
Wali Kota Depok Mohammad Idris saat luncurkan program Kartu Depok Sejahtera (KDS) di Aula Teratai Gedung Balai Kota Depok, Rabu 15 September 2021. FOTO: Dok. Diskominfo Depok

DepokToday – Wali Kota Depok Mohammad Idris mengeluarkan surat edaran tentang kewajiban orang tua atau wali murid menjamin anaknya sehat dan selalu memantau kondisi kesehatannya selama melakukan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM Terbatas.

Edaran itu tertuang dalam SE Wali Kota Depok No 644 tahun 2021 tentang Penerapan Protokol Kesehatan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas bagi Orang Tua/Wali Murid, tertanggal 10 November 2021.

Ada sembilan kewajiban yang harus dilakukan orang tua dalam menjaga anaknya, berikut isi surat edaran tersebut:

a. Orang Tua/Wali Murid untuk:

1. memastikan kondisi anak dan seluruh anggota keluarga dalam keadaan sehat;

2. memastikan anak sebelum berangkat sekolah telah melakukan sarapan dengan gizi seimbang;

3. memastikan anak menggunakan masker dengan baik dan benar sejak berangkat dari rumah;

4. menyiapkan bekal minuman bagi anak dan tidak memberikan uang jajan;

5. menyiapkan masker cadangan, cairan handsanitizer, peralatan belajar, peralatan ibadah bagi anak, sehingga tidak akan saling pinjam meminjam peralatan pribadi tersebut selama proses pembelajaran;

6. mengantar dan menjemput anak ke sekolah, jika tidak dapat melakukan hal tersebut secara pribadi, pastikan siswa langsung pulang ke rumah selesai masa pembelajaran;

7. memberikan pemahaman kepada anak tentang pentingnya melaksanakan protokol kesehatan selama di perjalanan dan di sekolah;

8. konsisten menerapkan protokol kesehatan pulang sekolah bagi anak yang terdiri dari: melepaskan alas kaki, meletakkan barang-barang yang dibawa di luar ruangan dan melakukan desinfeksi terhadap barang tersebut, mencuci tangan pakai sabun, membersihkan badan (mandi) dan mengganti pakaian sebelum berinteraksi fisik dengan orang lain di rumah; dan

9. jika anak atau anggota keluarga lain mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, sesak nafas, sakit kepala, mual/muntah, diare, anosmia (hilang indera penciuman) atau ageusia (hilangnya kemampauan indera perasa) wajib lapor kepada orang tua, sekolah, dan Puskesmas, serta tidak mengikuti kegiatan PTMT.

b. Kepala Dinas Pendidikan memastikan penyampaian Surat Edaran ini kepada seluruh Orang Tua/Wali Murid dan melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan pada peserta didik secara berjenjang serta melaporkan pelaksanaan Surat Edaran ini kepada Wali Kota.

(ade/*)