Wakil Ketua Ombudsman Ungkap Pengalaman Pulih dari Corona

Wakil Ketua Ombudsman, Lely Pelitasari Soebekty sembuh setelah menjalani perawatan di RS Bhayangkara Brimob (istimewa)

MARGONDA– Sebanyak 85 pasien terjangkit virus Corona (Covid-19) yang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, Depok berangsur-angsur membaik. Dua diantaranya bahkan telah diijinkan pulang pada Rabu sore, 8 April 2020.

Belakangan diketahui, keduanya ternyata adalah pejabat negara. Mereka yakni, Wakil Ketua Ombudsman RI, Lely Pelitasari Soebekty dan anggotanya, Ninik Rahayu. Lalu seperti apa kronologi yang dialami keduanya hingga berhasil pulih dari infeksi virus berbahaya itu. Pada awak media, Lely mengaku dirinya tidak tahu secara persis bagaimana ia bisa tertular.

“Saya tidak bisa mengetahui persis penyebab saya terkena virus Corona, tapi kalau dihitung mundur 14 hari sebelum saya dinyatakan positif, saya sempat melakukan perjalan ke daerah satu kali, kunjungan ke rumah sakit -rumah sakit sebanyak tujuh kali dan satu kali rapat dengan orang yang baru pulang dari luar negeri,” katanya dilansir pada Kamis 9 April 2020

Lely mengatakan, setelah dinyatakan positif ia sempat melakukan isolasi mandiri sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, Depok. Selama disana (rumah sakit), ia mengaku mengikuti petunjuk proses penyembuhan virus Covid-19 dengan melakukan isolasi.

“Selama di kamar rumah sakit saya gunakan sebagai aktivitas rutin harian saya, seakan akan tidak seperti di rumah sakit, kecuali yang membedakan adalah ada visite dokter.”

Ia menuturkan, selama 14 hari di rawat disana, dirinya bukan cuma dikasih obat, tapi juga mendapat perhatian dan dukungan support yang luar biasa dari para tenaga medis. Kondisi itu membuat dirinya merasa seperti di rumah sendiri.

“Kami diperlakukan layaknya kami di rumah, bisa melakukan olahraga. Dalam sehari kami meluangkan dua jam, antara pukul 6.30 dan pukul 15.30 selalu olahraga untuk waktu masing-masing satu jam.”

Kemudian, selama menjalani isolasi disana, Lely dan Ninik juga masih bisa melakukan aktivitas yang berkaitan dengan pekerjaan.

“Kami melakukan kegiatan keagamaan dan kami melakukan teknis koordinasi denga kantor kami lakukan. Jadi sebisa mungkin tidak untuk tidur saja, selain juga kami merasakan kami di rumah sakit ketika kami di visiting dokter,” tuturnya

Lely mengaku, sejumlah petugas medis yang menangani dirinya adalah orang-orang yang memiliki hati besar dan tulus. “Support para medis yang alhamdulillah cukup telaten, kami bukan termasuk orang yang tidak rewel, kami termasuk yang rewel dan itu mereka cukup telaten,” tuturnya

Ia kembali menegaskan, ruang isolasi di rumah sakit tidak seperti seseram yang dibayangkan kebanyakan orang.

“Saya tetap melakukan olahraga, kegiatan rutin keagamaan, kegiatan koordinasi dengan teman-teman kantor sebatas yang bisa saya lakukan, layaknya WFH (work from home) seperti anjuran pemerintah. Dan tetap senda gurau dengan teman sekamar yang kebetulan rekan sejawat dari Ombudsman.”

Oleh karena itu, lanjut Lely, bagi kawan-kawan yang masih melakukan perawatan Covid-19 harus tetap semangat.

“Insya Allah denga ridho-Nya, dengan bantuan para medis, Insya Allah kita sembuh. Semoga virus ini segera diselesaikan dengan cepat dengan kebersamaan patuh pada menjaga jarak isolasi di rumah.”

Lely juga mengingatkan. “Untuk Jakarta dan masing masing kita patuh kepada pemerintah. Selalu jaga jarak, selalu gunakan masker di dalam rumah maupun di luar rumah. Terus semangat, salam sehat untuk pak waka para dokter, seluruh satpam, Pak Kompol Kristian, terimakasih sekali yang selalu membantu kami, asupan kami untuk berkomunikasi dengan teman teman di luar rumah sakit.”

Dalam kesempatannya ini, Lely kembali menyampaikan rasa terimakasihnya untuk para tenaga medis yang telah berjuang dengan sepenuh hati demi kesembuhan pasien.

“Terimaksih kepada semua pihak yang sudah membantu kesembuhan saya terutama Pak Karumkit AKBP Taufik, Pak Wakarumkit Kompol dokter Arinando, para dokter dan paramedis Rumah Sakit Brimob, hanya ucapan terimakasih dan doa, yang bisa saya sampaikan semoga kalian kuat, sabar, sehat bersama keluarga. Aamiin.” (rul/*)