Waduh, Wali Kota Minta Instansi Lain Tak Pakai Nakes Pemkot Gegara Ini

Wali Kota Depok, Mohammad Idris singgun data vaksinasi. (foto: CNBC)
Wali Kota Depok, Mohammad Idris singgun data vaksinasi. (foto: CNBC)

DepokToday – Wali Kota Depok Mohammad Idris menyinggung tenaga kesehatan atau nakes yang terbatas dalam pelaksanaan vaksinasi. Hal itu disampaikan dirinya ketika menyambangi pelaksanaan vaksinasi di kantor Kecamatan Bojongsari, Kamis 2 September 2021.

Dia mengatakan, saat ini program vaksinasi dilakukan secara masif dan secara terus menerus, karena itu keberadaan nakes sangat dibutuhkan saat ini. Jika semakin masif dilakukan, maka jumlah nakes yang terbatas menjadi kendala yang harus diselesaikan.

“Tapi saya minta jika instansi vertikal mengadakan vaksinasi, jangan gunakan nakes kita. Karena nakes kita akan terus melayani warga di puskesmas secara rutin, dan juga di kecamatan-kecamatan seperti ini,” terang Idris dikutip pada Jumat 3 Desember 2021.

“Makanya ada yang kerjasama juga dengan IDI (Ikatan Dokter Indonesia), juga rumah sakit swasta lainnya (nakes),” sebut dia.

Baca Juta: Tutup Dua Pekan karena Insiden, Margo City Buka Kembali Mulai Besok

Dia memaparkan, saat ini pemberian vaksin dosis pertama telah mencapai 32 persen. Sedangkan dosis kedua saat ini baru menyentuh angka 22 persen dari targetan sebesar 1,6 juta warga Depok.

Baca Juga: Pernah Mesra, PA 212 Kini Serang Prabowo Habis-habisan

“Iya sebelum ini target kita dosis 1 sudah 32 persen, sekitar 500-an ribu untuk dosis 1. Dosis 2 baru 22 persen, 200 ribuan lah, ini memang masih kecil dari sisi target hitungan kuota depok, warga yang sebesar 1,6 juta,”

“Makanya kita sampaikan ke pusat bahwa Depok kondisinnya seperti ini.  Bagaimana pun sebagai penyangga ibu kota, makanya disuplai bantuan khusus hingga 92 ribu vaksin dosis 1, kata presiden ini harus habis jangan disisakan. Mudah mudahan tiga minggu ke depan ada lagi untuk dosis,” tambah Idris. (bry)