Waduh, Stok Darah PMI Depok Menipis

PMI Depok (Istimewa)

DEPOK- Ketersediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok, semakin menipis. Pemicunya tak lain akibat pandemi COVID-19.

Baca Juga: Depok Bantah Data Satgas COVID Pusat

Berdasarkan data PMI Kota Depok, ketersediaan sel darah merah (packed red cell atau PRC) saat ini untuk golongan darah A hanya 10 kantong, B lima kantong, O  sekira 10 kantong, dan AB hanya empat kantong.

Sedangkan golongan darah jenis TC, golongan darah A dan B tersedia dua kantong, golongan darah O sebanyak empat kantong, sedangkan AB kosong.

Kemudian, untuk plasma darah (fresh frozen plasma atau FFP) tersedia golongan darah B sebanyak delapan kantong dan O tiga kantong.

“Kami sudah berupaya untuk memenuhi guna menghindari penurunan stok darah,” kata Wakil Kepala Markas PMI Kota Depok, Imran Maulana dikutip pada Minggu 14 Maret 2021

Selain, ketersediaan darah untuk FFP pada golongan A sebanyak 22 kantong, golongan B 26 kantong, golongan O sebanyak 25 kantong, namun untuk AB tidak tersedia.

Begitupun dengan ketersediaan darah jenis WB atau darah utuh yang satu unit (kantong) berisi 250-350 ml hanya tersedia golongan AB sebanyak tiga kantong.

“Untuk plasma konvalesen yang tersedia hanya golongan darah A sebanyak enam kantong, golongan O sebanyak dua kantong, dan AB sebanyak tiga kantong,” jelas Imran.

Menipisnya ketersediaan darah di PMI Depok dipicu kekhawatiran COVID-19. “Ini membuat masyarakat sekaan enggan melakukan donor darah.”

Terkait hal itu, Imran pun mengajak masyarakat agar tak perlu ragu melakukan donor darah. Bahkan PMI Kota Depok juga telah meminta setiap instansi pemerintahan maupun swasta agar dapat membantu ketersediaan darah.

“Cara lainnya, apabila terdapat pasien membutuhkan darah namun ketersediaan darah kami kosong, kami meminta pihak keluarga pasien mencari pengganti donor darah,” ujarnya. (rul/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here