Waduh.. Buntut Kerumunan, Satpol PP Denda McD Ciplaz

Antrian ojol membeli menu McDonalds BTS Meal yang membikin Kerumunan. Karena kejadian ini Satpol PP berikan sanksi denda ke pengelola McD Ciplaz. (Depoktoday.com)
Antrian ojol membeli menu McDonalds BTS Meal yang membikin Kerumunan. Karena kejadian ini Satpol PP berikan sanksi denda ke pengelola McD Ciplaz. (Depoktoday.com)

DEPOK – Buntut adanya kerumuman di McD Ciplaz, Satpol PP Kota Depok memberikan sanksi berupa penutupan sementara gerai dan denda administratif

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kota Depok Taufiqurakhman saat dikonfirmasi Selasa 9 Juni 2021.

Menurut dia, pemberian sanksi itu dilakukan berdasarkan aturan Pemberkuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang masih berlangsung hingga saat ini.

“Kalau untuk McD depok sementara waktu ini kita tutup yang di plaza Depok. Yang lain buka tapi program mereka sudah ditutup hanya melayani yang regular,” beber dia.

Dengan adanya sanksi yang diberikan itu, pihak gerai wajib membayar denda yang jumlah nominalnya kata Taufik bisa mencapai Rp10 juta.

“Sesuai aturan mereka itu Rp 5-10 juta. tapi nanti kita melihat situasi mungkin ya kita ambil yang terkecil lah supaya mereka bisa setor ke bank dan mereka bisa berjalan lagi usahanya kan percepatan ekonomi juga lagi dibutuhkan,” papar Taufik.

Perlu diketahui, pada saat kejadian menurut Taufik, sekira seratusan ojol mengantri di gerai McD Ciplaz. Hal itu buntut adanya program menu khusus BTS Meal.

Seharusnya kata Taufik, ada kordinasi yang dilakukan kepada pemerintah pusat ketika adanya program yang dikeluarkan setiap gerai makanan atau instansi lainnya.

Tertibkan Kerumunan

Baca Juga: Komplotan Maling Bobol Kafe Kopi Transitory Depok

Diberitakan sebelumnya, dianggap menyalahi aturan tentang peniadaan kerumunan, Polisi bersama Satpol PP menertibkan antrian ojol di McDonalds Plaza Depok atau Ciplaz.

Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kota Depok Taufiqurakhman mengatakan, pihaknya sudah melakukan penertiban atas kejadian tersebut.

Menurut dia, Satpol PP Kota Depok sempat mendatangi sejumlah gerai makanan cepat saji di Depok, tapi yang menimbulkan antrian hingga adanya pelanggaran protokol kesehatan yaitu gerai McDonalds Ciplaz.

“Ada beberapa juga di Bojongsari tadi sudah bubar karena memang aplikasinya sudah dicancel seluruh Indonesia. Yang ramai memang di Ramayana Depok (Ciplaz),” sebut dia.

Selain adanya antrian panjang, keadaan sempat kisruh karena sistem pada aplikasi ojol tidak bisa melakukan cancel secara otomatis.

“Sempat tadi ada permasalahan saat dicancel ini di aplikasi mereka nggak tercancel, Mereka mau cari uang dari pesenan lain lagi kan,” sebut dia. (lala/*)