Vokasi UI Cetak 737 Mahasiswa Bersertifikasi Siap Terjun di Dunia Industri

Siapkan Lulusan Berdaya Saing, Vokasi UI Sertifikasi Lebih dari 700 Mahasiswa. Foto: Istimewa
Siapkan Lulusan Berdaya Saing, Vokasi UI Sertifikasi Lebih dari 700 Mahasiswa. Foto: Istimewa

DepokToday – Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) melahirkan 737 mahasiswa vokasi yang telah lulus uji kompetesi dan bersertifikasi, yang siap terjun pada dunia industri.

Ratusan mahasiswa itu mewakili program studi pada Program Pendidikan Vokasi UI dengan 12 skema yang diujikan diantaranya Public Relations Officer; Perancangan Strategis Kreatif dan Pembuatan Iklan (Creative), Fotografer Madya, Teknisi Akuntansi Madya, Credit Officer; Analisis Perpajakan Penghasilan Orang Pribadi.

Pengelolaan Underwriting Asuransi Level 5, Office Executive Administrative AssistantOrthopedic Manipulative Physiotherapy; Pemeriksaan Kondisi Umum dan Tanda-Tanda Vital, Pengelolaan Kearsipan Dasar, dan Kepemanduan Wisata.

Manajer Pendidikan dan Kemahasiswaan Vokasi UI, Priyanto mengatakan, dengan dibekalinya mahasiswa melalui ujian sertifikasi, diharapkan dapat menambah daya saing lulusan ketika masuk ke industri.

“Selain kurikulum 70% praktik dan 30% teori, sertifikasi juga menjadi fokus di Vokasi UI, dimana setiap lulusan, wajib memperoleh minimal 1 (satu) sertifikat profesi,” kata Priyanto, melalui keterangan persnya, 11 September 2021.

Ia menambahkan, jika dilihat berdasarkan data survei internal, masa tunggu lulusan Vokasi UI kurang dari satu bulan dari tahun ke tahun untuk masuk ke dunia profesional.

Baca Juga: Kenalkan Ribuan Hasil Riset, Universitas Indonesia Buka Pameran Secara Virtual

“Tentunya hal ini juga merupakan dorongan dari program uji sertifikasi yang telah dilakukan, sehingga dapat meningkatkan daya saing para lulusan di pasar kerja,” kata Priyanto.

Lebih jauh, Ia mengatakan, Program Pendidikan Vokasi UI saat ini memiliki 15 program studi yang terbagi dalam dua jenjang pendidikan, yaitu enam Program Sarjana Terapan yaitu, Bisnis Kreatif, Produksi Media, Manajemen Bisnis Pariwisata, Manajemen Rekod dan Arsip, Fisioterapi, dan Terapi Okupasi

Serta sembilan Program Ahli Madya diantaranya Administrasi Asuransi dan Aktuaria, Administrasi Keuangan dan Perbankan, Administrasi Perpajakan, Administrasi Perkantoran, Akuntansi, Hubungan Masyarakat, Penyiaran Multimedia, Periklanan Kreatif, dan Administrasi Rumah Sakit.

Baca Juga: 12 Bidang Studi UI Jebol Ranking Dunia

Sementara itu, Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UI, Rahmi Setiawati menyebut, terdapat beberapa skema baru yang diujikan pada ujian sertifikasi kali ini diantaranya Fotografer Madya, Credit Officer, Orthopedic Manipulative Physiotherapy, dan Pemeriksaan Kondisi Umum dan Tanda-Tanda Vital.

“Empat skema baru (itu) yang sebelumnya disusun dan telah mendapat izin penyelenggaraan ujian sertifikasi oleh BNSP,” kata Rahmi.

“Untuk skema Orthopedic Manipulative Physiotherapy dan Pemeriksaan Kondisi Umum dan Tanda-Tanda Vital, yang diujikan kepada mahasiswa prodi Fisioterapi dan Okupasi Terapi, merupakan skema yang baru pertama kali ada di Indonesia dan diterapkan oleh LSP UI.” tambanya.

Rahmi mengatakan, uji kompetensi diselenggarakan selama satu bulan Juli hingga Agustus 2021.

“Lembaga Sertifikasi Profesi UI adalah lembaga sertifikasi yang bergerak di bidang pendidikan yang telah mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk melakukan sertifikasi bagi mahasiswa UI,” kata Rahmi.

Kegiatan sertifikasi ini dilakukan setiap tahun kepada calon lulusan Program Pendidikan Vokasi UI. Mereka dibekali dengan sertifikasi profesi sesuai bidangnya masing-masing, sehingga diharapkan para lulusan yang berkompeten ini dapat memenuhi kebutuhan industri. (ade/*)