Viral, KRL Nyaris Hantam Bus Transjakarta Hingga Penumpang Histeris

Penumpang bus Transjakarta berhamburan menyelamatkan diri saat bus tersebut terjebak di perlintasan kereta. (Istimewa)
Penumpang bus Transjakarta berhamburan menyelamatkan diri saat bus tersebut terjebak di perlintasan kereta. (Istimewa)

JAKARTA- Sebuah bus Transjakarta tiba-tiba mengalami mati mesin dan terjebak di tengah rel perlintasan kereta di kawasan Halimun, Jakarta Selatan. Peristiwa ini sontak membuat panik penumpang dan pengguna jalan tersebut.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Menurut keterangan yang diunggah dalam media sosial, peristiwa itu terjadi sekira pukul 17:00 WIB pada Senin 31 Mei 2021.

“Bus Transjakarta tersebut tiba-tiba mati mesin disaat melewati perlintasan membuat penumpang berhamburan keluar bus,” tulis pengguna medsos dikutip pada Rabu 2 Juni 2021.

Baca Juga: Transportasi Umum Kota Depok Sekadar Ada, Seadanya, dan Tidak Berkembang

Untungnya, kereta jenis Commuter Line atau KRL itu bisa berhenti secara mendadak sehingga kecelakaan pun dapat dicegah. Tak lama setelah diunggah, akun medsos itu pun banjir komentar warga net.

Warga Net Sebut Masinis Pahlawan Untuk Penumpang Bus Transjakarta

“Masinisnya mana?? Pahlawan bnget sumpah,” cuit putritakhsyarizqi

Ketegangan itu juga dirasakan sejumlah netizen. “Alhamdulillah masih dilindungi, aamiin,” tulis akun shary_tehaii.

Tak lama setelah kereta berhenti, mesin pada bus itu akhirnya aktif kembali. Sejumlah penumpang pun langsung bergegas masuk ke dalam bus untuk melanjutkan perjalanan.

Tentang Bus Transjakarta 

Transjakarta adalah sistem transportasi Bus Rapid Transit (BRT) pertama di Asia Tenggara dan Selatan, yang beroperasi sejak tahun 2004 di JakartaIndonesia. Sistem ini didesain berdasarkan sistem TransMilenio di BogotaKolombia.

Dilasir dari wikipedia, Transjakarta dirancang sebagai moda transportasi massal pendukung aktivitas ibu kota yang sangat padat. Transjakarta merupakan sistem BRT dengan jalur lintasan terpanjang di dunia (230,9 km), serta memiliki 243 halteyang tersebar dalam 13 koridor (jalur), yang awalnya beroperasi dari 05.00 – 22.00 WIB, dan kini beroperasi 24 jam di seluruh koridornya. (rul/*)