Video Detik-detik Adam Ibrahim Bohongi Ratusan Warga Soal Babi Ngepet Diputar di Persidangan

Video Adam Ibrahim orasi bohongi warga (Foto: DepokToday)
Video Adam Ibrahim orasi bohongi warga (Foto: DepokToday)

DepokToday – Jaksa penuntut umum memutar video terdakwa kasus hoaks babi ngepet, yaitu Adam Ibrahim ketika melakukan orasi penipuan yang membuat heboh pada April lalu.

Video itu diputar dalam persidangan yang dilakukan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok, Senin 20 September 2021.

Dalam video itu, terlihat Adam Ibrahim dengan yakinnya mengumumkan jika dirinya telah menangkap seekor babi yang dia sebut sebagai hewan jadi-jadian.

Adam mengumumkan kepada ratusan warga di Bedahan dan meminta siapa saja yang merasa keluarganya menjalankan praktek ilmu hitam ini untuk datang.

Dalam sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Putri mengatakan, jika rekaman video Adam Ibrahim itu merupakan salah satu bukti dari kasus ini. “Hanya ini yang mulia hakim (video sebagai alat bukti),” sebut jaksa.

Terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks tentang babi ngepet, Adam Ibrahim didatangkan dalam sidang kedua di Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok pada Senin 20 September 2021.

Baca Juga: Februari 2022, Depok Boleh Buang Sampah ke TPPAS Lulut-Nambo

Berdasarkan pantauan DepokToday, terdakwa hadir pada pukul 11.20 WIB, tidak lama berselang atau pada pukul 11.35 sidang dilaksanakan.

Sidang lanjutan hoaks babi ngepet dengan terdakwa Adam Ibrahim kembali dilakukan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok pada hari ini, Senin 20 September 2021.

Baca Juga: OPM Blak-blakan Sasar Nakes dan Fasilitas Publik, Ini Sebabnya

Untuk sidang kali ini mengagendakan pemeriksaan tiga orang saksi, yaitu dua orang anggota kepolisian dan satu orang warga yang ikut dalam penangkapan babi hutan.

“Kami hadirkan 3 orang saksi, dua orang anggota Kepolisian dan satu orang merupakan warga,” sebut Jaksa Penuntut Umum Alfa Dera.

Selain menampilkan video Adam Ibrahim , pihaknya juga menghadirkan terdakwa dalam persidangan, sesuai dengan permintaan majelis hakim.

“Iya, sesuai dengan permintaan Hakim kita hadirkan juga terdakwanya,” sebut dia. (lala/*)