Usai Gage, Depok Bakal Terapkan Crowd Free Night di Dua Ruas Jalan Ini

Jalan Komjen M Jasin (Akses UI) dilakukan pembatasan mobilitas mulai pukul 21.00 hingga 04.00, hanya warga setempat dan keadaan darurat yang bisa melintas, Rabu 23 Juni 2021. (DepokToday.com)
Jalan Komjen M Jasin (Akses UI) dilakukan pembatasan mobilitas mulai pukul 21.00 hingga 04.00, hanya warga setempat dan keadaan darurat yang bisa melintas, Rabu 23 Juni 2021. (DepokToday.com)

DepokToday – Setelah adanya kebijakan ganjil dan genap atau gage, Satlantas Polres Metro Depok berencana menerapkan kebijakan crowd free night atau penutupan jalan pada waktu tertentu di dua ruas yang ada di Kota Depok.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok AKBP Andi Muhammad Indra Waspada mengatakan, dua jalan yang rencananya diberlakukan kebijakan tersebut ialah, Jalan Pol M Jasin, Kelapa Dua, Cimanggis dan Jalan GDC.

“Dalam rangka program juga dari polda metro jaya, crowd free night, artinya kita juga dalam rangka PPKM ini, kita rapatkan dengan dewan trasportasi, rencananya nanti akan ada kegiatan crowd free night ini,” sebut Andi dikutip Kamis 23 September 2021.

Dia mengatakan, kebijakan penutupan jalan ini akan diberlakukan mulai pukul 22.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB pada akhir pekan atau hari setiap hari Sabtu. Dengan kebijakan ini, seluruh warga yang tidak memiliki KTP sekitar tidak diperkenankan untuk melintas.

“Terkecuali warga yang tinggal di sana, jadi tinggal menunjukan KTP kepada petugas.  Kalau kita tutup semua warga yang tinggal di sana bagaimana mau pulang nanti. Nanti ada dua lokasi di Komjen M Jasin dan GDC,” jelas dia.

Baca Juga: Heboh Baginda Kerajaan Angling Dharma Bangun Puluhan Rumah Warga Miskin, Begini Tanggapan Bupati

Butuh Tahapan Sosialisasi dan Persetujuan Warga

Dia menjelaskan, nantinya adanya penerapan kebijakan ini, dilakukan berdasarkan keputusan seluruh pihak, termasuk juga warga sekitar. “Tahapan itu harus dilalui dahulu, tahapan sosialisasi kemudian kita undang pelaku usaha, nawaitunya baik, tapi kalau tidak didukung stakeholder kita tidak bisa berbuat,” terang dia.

Termasuk juga yang harus diperhatikan ialah alternatif jalan.  Menurut dia, tidak hanya kebijakan ini, namun juga ada kebijakan penerapan ganjil dan genap yang juga diberlakukan. Sedangkan kebijakan ini diperkirakan membutuhkan waktu yang tidak sebentar dalam persiapannya.

“Tentunya itu akan dipikirkan mas, setelah studi banding tadi kita akan rapat dewan trasportasi depok, di situ jalur alternatif mana saja yang dilalui masyarakat termasuk juga crowd free night tadi itu,” papar dia. (lala/*)