Update Covid Hari Ini: Total Orang yang Sembuh di Depok 49 Persen

Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah didampingi Wakil Wali Kota Pradi Supriatna meninjau rapid test (Istimewa)

MARGONDA- Jumlah orang yang sembuh dari infeksi Covid-19 di Kota Depok kembali bertambah pada Rabu, 3 Juni 2020. Data Gugus Tugas setempat mencatat, mereka yang berhasil pulih saat ini meningkat dari 262 orang, menjadi 278 orang.

“Alhamdulillah, adapun kasus konfirmasi yang sembuh hari ini bertambah 16 orang menjadi 278 orang atau 49,12 persen dari seluruh kasus konfirmasi positif yang ada di Kota Depok,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana

Terkait hal itu, dirinya pun mengatakan, angka kesembuhan yang terus bertambah saat ini menjadi harapan semua pihak. “Maka dari itu diharapkan seluruh warga masyarakat memberikan dukungan kepada warga yang terdampak Covid-19, baik berupa dukungan moril, motivasi, maupun doa kesembuhan,” tuturnya

Namun demikian, kasus terkonfirmasi positif juga masih bertambah. Saat ini, jumlah orang yang terinfeksi positif Covid naik dari 564 orang, menjadi 566 orang atau meningkat 2 kasus.

Dadang menyebut, penambahan tersebut berasal dari tindaklanjut program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan swab di Labkesda dan PCR di Laboratorium RSUI.

Sedangkan untuk jumlah terkonfirmasi positif yang meninggal dunia sampai dengan hari ini tidak ada penambahan kasus, masih sama dengan sebelumnya, yakni 30 orang. Selain data diatas tadi, pemerintah setempat juga mencatat kasus terbaru pada sejumlah kategori.

Di antaranya, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) bertambah dari 1. 865 orang menjadi 1.871 orang atau meningkat 6 kasus dari sebelumnya. Selesai pemantauan bertambah dari 1.188 orang menjadi 1.214 orang.

Kemudian, mereka yang masih dalam pemantauan berkurang dari 677 orang, menjadi 657 orang. Berikutnya, untuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah dari 3.739 orang menjadi 3.752 orang atau naik 13 kasus.

Terkait angka itu, selesai pemantauan bertambah dari  2.833 orang, menjadi 2.870. Dan mereka yang masih dalam pemantauan terkait kasus itu saat ini berkurang dari 906 orang, menjadi 882 orang.

Selanjutnya, kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah dari 1.429 orang, menjadi 1.434 orang atau naik 5 kasus. Kemudian mereka yang selesai pengawasan untuk kasus itu bertambah dari 1.012 orang, menjadi 1.032 orang.

Masih terkait angka tersebut, jumlah orang dalam pengawasan berkurang dari 417 orang, menjadi 402 orang. Sedangkan untuk PDP yang meninggal dunia bertambah 2 kasus, dari 85 orang, menjadi 87 orang.

Namun demikian, status PDP merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena masih harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI.

“Diharapkan tidak ada yang memberikan stigma negatif kepada warga dan keluarga terdampak,” kata Dadang. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here