[Update] COVID-19 Depok, Jumat 27 Agustus, Sembuh Capai 532 Orang

Update COVID-19 Depok (Foto: Istimewa)
Update COVID-19 Depok (Foto: Istimewa)

DepokToday – Satgas COVID-19 Kota Depok kembali merilis update penanganan kasus COVID-19 di Depok pada Jumat 27 Agustus 2021 . Berdasarkan data yang didapat DepokToday.com, penambahan kasus pada harinitu berjumlah 124 kasus baru.

Jumlah tersebut tentunya jauh berkurang dari hari-hari sebelumnya yang bisa mencapai ribuan penambahan kasus baru.

Dengan penambahan kasus COVID-19 Depok, jumlah kasus total pasien positif hingga saat ini sebanyak 103.354 orang. Sedangkan untuk pasien sembuh mencapai 532 orang atau total menjadi 98.341 orang sembuh

Untuk kasus aktif COVID-19 Depok kini juga jauh berkurang dari beberapa pekan yang lalu yang mengalami peningkatan kasus aktif yang signifikan, total kasus aktif saat ini berjumlah 2.996 orang atau mengalami penurunan sebanyak 414 kasus.

Sedangkan, untuk pasien yang meninggal, bertambah sebanyak 6 orang dengan total 2.017 orang yang meninggal selama kasus COVID ada di Depok.

Baca Juga: Inilah Hasil Undian Babak Penyisihan Liga Europa 2021-2022

Dengan sejumlah progres yang baik dari penanganan COVID-19 di Depok itu, Depok saat ini berada pada zona orange dan menjalankan PPKM Level 3.

COVID-19 Depok Membaik, Pemkot Lakukan Pelonggaran

Pemerintah Kota Depok resmi melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 3 terhitung mulai tanggal 24 Agustus 2021 sampai dengan tanggal 30 Agustus 2021.

Alhamdulillah, dengan penuruan level 4 ke 3 ini, sejumlah aturan diperlonggar mengikuti arahan Mendagri. Seperti beleid yang diterima DepokToday.com, kemarin. Aturan itu diteken dalam Keputusan Wali Kota Depok Nomor : 443/366/Kpts/Satgas/Huk/2021.

Dalam surat itu, Wali Kota Depok Mohammad Idris meneken sejumlah pelonggaran aturan karena sejumlah prores baik dari penanganan COVID-19 di Depok, diantaranya tempat ibadah yang telah diperkenankan digunakan untuk kegiatan ibadah dengan maksimal jamaah 50 persen.

Untuk Warung makan/warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya; diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 20:00 WIB. Dengan maksimal pengunjung makan 25 persen dari kapasitas dan waktu makan maksimal 30 menit.

Begitu juga dengan restoran/rumah makan, kafe dengan lokasi yang berada dalam gedung/toko tertutup yang berada pada lokasi tersendiri. Diizinkan buka dengan setiap pengunjung menunjukkan sertifikat/ kartu vaksin, menerima makan ditempat (dine in) dengan kapasitas satu meja maksimal 25 persen.

“Satu meja maksimal 2 orang, waktu makan 30 menit dan beroperasi hingga pukul 20:00 WIB,” tulis aturan itu. (lala/*)