Update Corona di Depok: Positif 222, Meninggal 17 Orang

Data kasus Corona di Depok (istimewa)

MARGONDA– Jumlah korban terinfeksi virus Corona (Covid-19) di Kota Depok kembali naik pada Rabu, 22 April 2020. Data pemerintah setempat mencatat, jumlah pasien positif dari 198 orang, kini telah mencapai 222 orang.

“Penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 24 kasus pada hari ini, berasal dari sejumlah rumah sakit di Kota Depok dan di Jakarta, dimana hasil swab PCR-nya sudah dinyatakan positif,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana pada Rabu sore.

Sedangkan jumlah pasien yang berhasil sembuh masih sama dengan hari sebelumnya, yakni 13 orang dan data korban meninggal dunia dengan status positif bertambah dari, 16 orang menjadi 17 orang. Selain data tersebut, pemerintah setempat juga mencatat data terbaru pada sejumlah kategori.

Di antaranya, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) dari 866 orang, kini 866 orang. Selesai pemantauan naik dari 68 orang, jadi 69 orang. Mereka yang masih dalam pemantauan dari 798 orang jadi 797 orang.

Kemudian, untuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) dari 2. 571 orang, jadi 2.582 orang. Dari angka itu, selesai pemantauan meningkat, dari 743 orang menjadi 752 orang. Dan mereka (ODP) yang masih dalam pemantauan saat ini naik dari 1.828 orang, menjadi 1.830 orang.

Selanjutnya, untuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dari 937 orang menjadi 956 orang. Selesai pengawasan untuk kasus itu bertambah orang, dari 205 orang menjadi 221 orang.

Masih terkait angka tersebut (PDP), jumlah orang yang masih dalam pengawasan, dari 732 orang, menjadi 735 orang. Sedangkan jumlah PDP yang meninggal bertambah dari 43 orang menjadi 44 orang.

Terkait hal itu Dadang kembali mengingatkan, status PDP merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI.

“Dengan meningkatnya kasus konfirmasi ini, agar menjadi perhatian kita semua untuk lebih extra waspada terhadap penyebaran Covid-19 di Kota Depok,” katanya

Sementara itu, Wali Kota Depok, Mohammad Idris juga mengimbau agar warga menjalankan seluruh arahan dan protokol yang dikeluarkan pemerintah.

“Stop penyebaran Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, gunakan masker kain jika terpaksa harus keluar rumah dan ikuti protokol pemerintah,” kata Idris. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here