UP Cetak 989 Wisudawan Siap Kerja

Wisudawan UP (Istimewa)

JAKARTA- Sebanyak 989 orang berhasil lulus dari Universitas Pancasila (UP), Jakarta. Proses wisuda tersebut digelar pada Sabtu 10 April 2021. Sama seperti tahun lalu, ritual kelulusan kali ini pun sebagian besar dilakukan secara daring atau on-line karena masih dalam masa pandemi COVID-19.

Adapun tema dalam wisuda kali ini adalah Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Sebagai Perwujudan Membangun Lulusan Yang APIK (Adaptif, Produktif, Inovatif, Kontributif).

Rektor UP, Prof. Wahono Sumaryono, menuturkan, Indeks Prestasi Komulatif (IPK) rata-rata lulusan tahun akademik 2020/2021 yakni, untuk jenjang D3: 3.04, S1: 3.26, Profesi: 3.24, S2: 3.47, dan  S3: 3.85.

Penyelesaian masa studi rata-rata, D3: 7 semester, S1: 8 semester, Profesi: 2 semester, S2: 5 semester dan S3: 11 semester.

“Mulai bulan Februari 2021, Universitas Pancasila telah menerapkan program MBKM (Merdeka Belajar-Kampus Merdeka),” kata Wahono, dikutip pada Selasa 20 April 2021

Baca Juga: Gandeng Universitas di Korsel, UP: Jangan Jago Kandang

Pemberlakuan program MBKM, jelas Wahono, adalah bentuk komitmen UP terhadap kebijakan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020.

Penerapan MBKM di UP dilakukan untuk beberapa kegiatan.

Mahasiswa diberikan hak belajar selama 3 semester atau setara dengan 40 sks untuk belajar, baik di dalam universitas ataupun di luar universitas, dalam bentuk pertukaran pelajar, magang, riset, dan KKN tematik serta proyek independen.

“Sebanyak 68 mahasiswa magang di 20 BUMN. Jumlah mahasiswa aktif pada tahun akademik 2020/2021 mencapai 12.946 orang,” ucap Wahono

Dan untuk mendukung kegiatan kampus merdeka belajar kampus merdeka (MBKM), Rektor UP telah menandatangani MoU dengan Universitas Indonesia, Universitas Trisakti, Universitas Padjajaran Bandung dan Universitas Diponegoro. Untuk mendukung program magang mahasiswa, Rektor UP telah menandatangani MoU dengan Moratelindo, Perindo dan Telkom.

Saat ini, setelah Masjid At-Taqwa UP selesai dibangun pada tahun 2018, maka dalam rangka mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Kampus, sedang dalam proses pembangunan 5 (lima) rumah ibadah lainnya yakni Gereja Katholik, Gereja Protestan, Vihara dan Pura serta Klenteng, yang diperkirakan akan selesai pada tahun 2022.

Wahono mengatakan, mengingat UP sebagai institusi pendidikan menyandang nama dasar dan ideologi negara serta falsafah hidup bangsa Indonesia yakni Pancasila, maka disamping nilai-nilai Pancasila diberikan dalam bentuk mata kuliah wajib dalam kurikulum masing-masing program studi.

“Saya percaya bahwa seluruh wisudawan/wisudawati juga tetap memiliki semangat, jiwa, kepribadian dan budaya Pancasila,” ujar Wahono

“Nilai-nilai luhur Pancasila hendaknya diimplementasikan dalam berbagai aspek kehidupan baik di lingkungan keluarga, ditempat kerja, di masyarakat dan dimanapun Saudara berkarya,” timpalnya lagi. (rul/*)