Ungkap Kondisi Idris, Dirut RSUD Depok: Tensinya Sempat Tinggi

0
304
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, Devi Maryori (Istimewa)

SAWANGAN- Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, Devi Maryori, mengatakan kondisi Mohammad Idris, telah membaik. Akan tetapi, calon wali kota petahana itu masih harus menjalani isolasi akibat positif COVID-19.

“Kondisinya sangat baik, bahkan tadi sudah diperiksa kembali oleh dokter. Tapi tensinya agak sedikit tinggi. Ada perubahan setelah dikasih obat tensinya sudah turun. Lainnya enggak ada keluhan,” ucapnya, Jumat 27 November 2020

Baca Juga: Idris Terpapar COVID-19

Ia menjelaskan, Idris dirujuk ke RSUD setelah mendapat hasil positif COVID-19 dari Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

“Bapak itu masuk sudah ada hasil. Masuk itu hari Rabu, sudah ada hasil di Labkesda,” katanya

Akan tetapi, Devi memastikan pihaknya bakal melakukan swab ulang untuk memastikan kondisi kesehatan Idris.

“Pasti ada tapi kan itu wewenang dokter, saya enggak tahu jadwalnya kapan,” tuturnya

Intinya, kata Devi, Idris masuk RSUD karena hasil swab dari Labkesda. “Lalu bapak dirawat karena mungkin ingin cepet negatif. Kalau dirawat kan lebih cepat. Istirahat total tidak beraktivitas.”

Saat awal-awal, Idris sempat merasa tidak enak menelan. Namun kini kondisinya telah jauh lebih baik dan bahkan Idris tidak perlu menggunakan alat bantu pernapasan.

“Enggak pakai (oksigen). Tadi dokter bilang sampe saat ini tidak pake oksigen. Mudah-mudahan cepet negatif,” ujar Devi

Idris dirawat di lantai tujuh ruang area khusus pasien COVID-19 di RSUD Depok. Devi memastikan tidak ada perlakuan berbeda terkait kondisi kamar untuk para pasien.

“Kalau COVID kan non kelas, jadi enggak pakai kelas 1, 2, 3 dari Kemenkesnya seperti itu jadi Pak Idris kebetulan ada ruang yang kosong satu orang ya. Ada juga pasien lain yang satu orang juga.”

Devi menegaskan, khusus pasien COVID tidak bisa dilakukan kunjungan keluarga atau kerabat.

“Semua pasien COVID tidak boleh dibesuk dan kami tidak mengizinkan juga dibesuk. Pasien-pasien non COVID juga tidak boleh besuk masa pandemi sudah SOP kita disini, antisipasi penularan.”

Sementara itu, ketika awak media mencoba menanyakan hasil tes swab Idris ke Labkesda Depok, sayangnya pihak Labkesda memilih enggan memberikan keterangan. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here