Ultimatum Warga Sipil, OPM Jadikan Maybrat Lokasi Perang dengan TNI

Ilustrasi TPNPB OPM sedang diburu TNI di hutan Papua. (Istimewa)
Ilustrasi TPNPB OPM sedang diburu TNI di hutan Papua. (Istimewa)

DepokToday- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) kembali menantang TNI-Polri untuk melakukan perang terbuka. Terkait hal itu, mereka pun mengimbau agar masyarakat sipil segera pergi dari Maybrat.

Pernyataan itu dilontarkan oleh Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom. Ia meminta masyarakat sipil meninggalkan wilayah tersebut dan berpindah ke Kota Sorong.

“Kami berikan peringatan kepada masyarakat imigran, orang Indonesia yang ada di wilayah perang sekarang, di wilayah Kodap 4 Sorong untuk segera tinggalkan wilayah itu dan pindah ke Kota Sorong, wilayah itu perang tidak akan berhenti,” katanya dikutip dari CNNIndonesia pada Rabu 8 September 2021.

Sebby mengingatkan, pihaknya akan semakin gencar melakukan perang dengan militer Indonesia. Ia mencontohkan, kontak senjata yang terjadi Kampung Kamat, Distrik Aifat Timur, Maybarat, Papua Barat pada Minggu 5 September 2021.

Baca Juga: Menguak Strategi TPNPB OPM Ladeni Perang Hutan Belantara TNI

Ia bahkan menegaskan, TPNPB-OPM bertanggung jawab atas penyerangan yang dilakukan terhadap rombongan Komando Resor Militer (Korem) 181/Praja Vira Tama tersebut.

“Baku tembak kemarin di Maybrat, putus jembatan, lalu kubangan kayu itu dilakukan murni oleh pasukan TPNPB OPM,” katanya.

Dia mengklaim, upaya peperangan tersebut akan dilakukan terus menerus hingga mencapai kemerdekaan.

OPM Kocar-kacir Diserang TNI

Sebelumnya, pasukan Satgas Yonif Para Raider 501/BYYonif Para Raider 501/BY TNI terus menerabas masuk hutan Papua. Mereka memburu OPM atau kelompok separatis teroris (KST).

Aksi pengejaran TNI terhadap OPM semakin gencar usai serangan di posramil beberapa hari lalu. Dari pengejaran itu, dua terduga pelaku telah dibekuk.

Tak hanya itu, dalam waktu relatif singkat, pasukan elit TNI ini juga berhasil melucuti senjata kelompok separatis tersebut di Kampung Bugapa Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya Papua, pada Sabtu 4 September 2021. (rul/)

Baca selengkapnya di sini: https://depoktoday.hops.id/panik-disergap-tni-opm-lari-ke-jurang-sampai-tinggalin-senjata/