UI Ancam Pidanakan Penggunaan Merek dan Logo Tanpa Izin

Rektorat UI larang penggunaan merek tanpa hak. Foto: RSUI. (Depoktoday.com)
Rektorat UI larang penggunaan merek tanpa hak. Foto: RSUI. (Depoktoday.com)

DEPOK- Rektorat Universitas Indonesia atau UI, melarang keras penggunaan logo atau merek tanpa hak. Kebijakan itu juga termasuk pencantuman logo Makara UI. Jika ditemukan adanya pelanggaran, maka kampus almamater kuning itu siap menempuh jalur hukum.

Demikian disampaikan Humas UI melalui keterangan tertulisnya yang diterima awak media pada Kamis 24 Juni 2021.

Kepala Humas UI, Amelita Lusia mengungkapkan, keputusan itu terkait dengan beredarnya berbagai publikasi yang menggunakan nama, logo, dan atau merek UI tanpa hak.

Amelita menjelaskan, UI sebagai institusi pendidikan yang menyelenggarakan tridharma perguruan tinggi mempunyai nama dan logo yang telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2013 tentang Statuta Universitas Indonesia.

Juga Berlaku untuk Logo dan Merek Wisma Makara

Aturan tersebut diperkuat dengan Keputusan Rektor Universitas Indonesia Nomor 1767/SK/R/UI/2014 tentang logo UI serta memiliki merek yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

“Logo Makara UI telah terdaftar sebagai merek di beberapa kelas merek barang atau jasa di Direktorat Merek, Direktorat Jenderal Hak Kekayan Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia,” katanya.

Wisma Makara UI adalah salah satu tempat karantina pasien kasus COVID di Kota Depok. (Depoktoday.com)
Wisma Makara UI adalah salah satu tempat karantina pasien kasus COVID di Kota Depok. (Depoktoday.com)

Amelita mengatakan, UI secara limitatif mengatur penggunaan nama, logo, dan atau merek UI dalam Peraturan Rektor UI Nomor 058 Tahun 2017 tentang Penggunaan nama, logo, dan atau merek UI, di mana penggunaan nama, logo, dan atau merek UI secara ilegal (tanpa izin UI) merupakan pelanggaran hukum.

“Kami mencadangkan hak untuk menempuh upaya hukum baik secara perdata maupun pidana terhadap pihak-pihak yang tanpa hak menggunakan nama, logo, dan atau merek UI,” ucap Amelita.

Baca Juga: Jalan Akses UI Dibatasi, Ini Alternatif Jalan Lain, Salah Satunya Margonda

Terkait hal itu, ia pun menegaskan apabila ada pihak-pihak yang tanpa hak tersebut tidak mengakui perbuatannya dan meminta maaf secara terbuka, Rektorat UI akan menempuh upaya hukum sebagaimana ketentuan yang berlaku. (rul/*)