Ubah Jenazah Jadi Pupuk Kompos Lagi Marak di Amerika, Segini Harganya

Peti khusus untuk mengubah jenazah jadi pupuk kompos. (Foto: AP/Ted S. Warren)
Peti khusus untuk mengubah jenazah jadi pupuk kompos. (Foto: AP/Ted S. Warren)

DepokToday- Belakangan ini, di Amerika Serikat sedang marak praktik megubah jenazah manusia menjadi pupuk kompos. Hal ini dinilai lebih ramah lingkungan ketimbang proses kremasi atau dikubur.

Dilansir dari detik, salah satu perusahaan yang khusus menyediakan jasa tersebut adalah The Natural Funeral. Mereka menyebut, mengubah jenazah menjadi pupuk kompos adalah salah satu cara pemakaman alternatif selain kremasi atau dikubur. Selain itu, cara ini juga diklaim lebih ramah lingkungan.

Baca Juga: Bangunan SMAN 3 Rusak Akibat Puting Beliung, Bagaimana Nasib PTM?

Proses pengubahan dilakukan dengan menempatkan jenazah pada peti khusus yang berisi potongan kayu. Kemudian jenazah manusia akan membusuk perlahan dan menjadi kompos dalam waktu kurang dari 30 hari.

Biaya Jenazah Jadi Pupuk Kompos

Nah, lapisan di dalam peti khusus itu pun akan rutin diolah untuk menjaga proses pembuatan kompos dari jenazah manusia.

Praktik jenazah jadi pupuk. (Foto: AP/Ted S. Warren)
Praktik jenazah jadi pupuk. (Foto: AP/Ted S. Warren)

Setelah itu, dalam waktu enam bulan jenazah yang melalui proses tersebut sepenuhnya berubah menjadi tanah.

Baca Juga: Tim Intelijen Kejaksaan Ringkus Buronan di Depok, Ini Dosa-dosanya

Nantinya tanah dari hasil proses kompos dari jenazah tersebut bisa disebar di lahan kediaman mendiang, atau tempat lain.

Untuk mendapatkan layanan tersebut harga yang ditawarkan ternyata cukup fantastis. Kisaran biaya pemakaman jenazah untuk dijadikan kompos itu sekira Rp112 juta. (rul/*)