Uang Dagangan Sapi Dibawa Kabur, Petani Bima Terjebak di Depok

Sejumlah petani asal Bima yang jadi korban penipuan di Depok (Foto: Istimewa)
Sejumlah petani asal Bima yang jadi korban penipuan di Depok (Foto: Istimewa)

DepokToday- Sejumlah petani asal Bima, Nusa Tenggara Barat yang menjajakan hewan kurban di Kota Depok mengaku menjadi korban penipuan. Tak tanggung-tanggung, jumlah kerugian diperkirakan mencapai Rp 1,4 miliar.

Data yang dihimpun menyebutkan, para korban curiga pelakunya adalah koordinator kandang yang mereka sewa.

Abdulllah, salah satu korban mengatakan, sudah seminggu ini pihaknya menunggu niat baik terduga pelaku agar segera memberikan uang hasil penjualan sapi kurban kepada para petani.

Namun nyatanya, sampai saat ini yang bersangkutan tak menggubris. Terduga pelaku berinisial IK itu bahkan tak jelas keberadaannya.

“Sampai sekarang tidak ada kejelasan dari dia kapan akan di bayar karena menghilang begitu saja. Kami sudah mencari-cari keberadaan dia, kami coba telepon tapi nomornya tidak aktif,” kata Abdullah dikutip pada Senin, 2 Agustus 2021.

Sejumlah korban kini telah melaporkan kasus itu ke Polres Metro Depok. Mereka bingung lantaran tak punya uang untuk makan sehari-hari apalagi pulang ke kampung halaman.

Nasib Petani Bima di Depok

Hingga kini, para petani tersebut masih bertahan di lapak bekas kandang sapi yang ada di Jalan KSU, Kelurahan Tirta Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok.

“Kami hanya meminta hak kami diberikan karena kami di sini juga sudah enggak punya uang, jangankan untuk pulang ke Bima, untuk makan saja kami tidak punya uang,” keluh Abdullah.

Baca Juga: Dugaan Hoax Sumbangan Rp 2 Triliun, Anak Akidi Tio Belum Tersangka

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polisi terkait kasus tersebut. (rul/*)