Tutup Dua Pekan karena Insiden, Margo City Buka Kembali Mulai Besok

Margo City, saat ini mereka tengah berbenah. Sebelumnya instalasi pipa gas mereka meledak (Foto: Istimewa)
Margo City, saat ini mereka tengah berbenah. Sebelumnya instalasi pipa gas mereka meledak (Foto: Istimewa)

DepokToday – Setelah menutup operasionalnya selama dua pekan, pusat perbelanjaan Margo City mengumumkan buka kembali kegiatan operasionalnya pada Sabtu 4 September.

Marcomm Manager Margo City Reza Ardiananda dalam keterangannya yang diterima pada Jumat 3 September 2021 mengatakan, pembukaan ini dilakukan dengan memenuhi ketentuan yang ada saat ini.

“Kami tetap mendukung upaya pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus COVID-19 di pusat perbelanjaan mal dengan mengikuti ketentuan peraturan pemerintah yang terbaru mengenai operasional mal,” kata Reza.

Margo City mengharuskan setiap pengunjung sudah divaksin dan mengunduh program Peduli Lindungi untuk dapat memasuki area mal.

Baca Juga: Ngeri Banget, Ini Pesan OPM Usai Serang Pos TNI di Papua Barat  

Margo City Buka Kembali

Berkaitan dengan Margo City yang buka kembali, pihaknya manajemen melakukan hal-hal sebagai berikut dalam persiapannya, pertama menyediakan barcode Peduli Lindungi yang memadai di semua pintu masuk mal untuk mengurangi antrian pengunjung yang akan memasuki area mal.

Memeriksa dan memastikan setiap pengunjung melakukan scan barcode Peduli Lindungi untuk masuk ke area mal, melakukan pengecekan suhu, memastikan pengunjung menggunakan masker, menyediakan Hand Sanitizer di pintu masuk dan di area public di dalam mal

Sementara itu, Marcomm Margo City Shinta Nawang Wulan memastikan, seluruh perbaikan gedung telah dilakukan pihaknya. “Proses general checking , perbaikan serta pembersihan areal mal tentunya telah dilakukan,” sebut dia.

Sebagai informasi, penutupan mal ini dilakukan setelah adanya ledakan yang terjadi karena kebocoran instalansi pipa gas pada salah satu bagian di pusat perbelanjaan itu pada Sabtu 21 Agustus 2021. Kejadin itu membuat 11 orang luka dan satu orang meninggal dunia. (lala/*)