Tunggu Investigasi, Margo City Tutup Hingga Waktu yang Belum Ditentukan

Marcom Manajer Margo City, Reza Ardiananda. (DepokToday.com)
Marcom Manajer Margo City, Reza Ardiananda. (DepokToday.com)

DepokToday – Hingga saat ini, penyelidikan atas kasus kebocoran pipa gas yang menyebabkan bagian struktur bangunan Margo City hancur pada Sabtu 21 Agustus 2021 masih diselidiki Kepolisian. Pihak manajemen belum mengetahui sampai kapan pusat perbelanjaan Margo City tutup.

Marcom Manajer Margo City Reza Ardiananda mengatakan, untuk pembukaan mal pihaknya masih melakukan kordinasi dengan Kepolisian.

“Mengenai penutupan mal sendiri kita masih menunggu laporan investigasi. Memang ada beberapa tahapan yang kita ambil, ketika kami mendapatkan laporan investigasi diizinkan lagi beroperasional baru kami beroperasional,” ungkap Reza di Margo City, Minggu 22 Agustus 2021.

Dia mengatakan, pihaknya belum melakukan audit internal termasuk karena pemeriksaan Kepolisian masih berjalan. Selama Margo City Tutup ini sambung dia, tentunya Margo City mengalami kerugian. Namun, pihaknya belum melakukan penghitungan hingga saat ini.

Baca Juga: Tragedi Margo City Banyak Korban, Begini Tanggungjawab Pengelola

“Kerugian belum kita hitung juga. Saya tidak mengetahui angka itu. Karena itu ada divisi lain, tapi ya kerugian pasti ada. Itu semua sudah kita perkirakan,” jelas dia.

Polisi menyampaikan hasil perkembangan penyelidikan terkait rubuhnya sejumlah konstruksi bangunan di pusat perbelanjaan Margo City, Depok, pada Sabtu, 21 Agustus 2021.

Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Imran Edwin Siregar mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan Tim Labfor Mabes Polri, diketahui ada kebocoran gas sebelum lift jatuh.

““Hasil sementara Tim Labfor bahwa diduga ada kebocoran pipa gas, sehingga ada kerusakan lanjutan yang disebutkan kerusakan lanjutan mengakibatkan lift itu jatuh dari lantai tiga ke dasar. Itu untuk sementara, perkembangan selanjutnya besok mungkin akan saya sampaikan,” kata Imran di Margo City, Depok pada Minggu, 22 Agustus 2021.

Akibat Kejadian Ini 11 orang menjadi korban, dimana satu orang meninggal dunia akibat luka pada bagian kepala yang disebabkan reruntuhan bangunan. (lala/*)