Tumbal Pesugihan Rata-rata Incar Wanita, Gejalanya Mirip Sakit Maag

Ilustrasi tumbal pesugihan yang mengincar wanita (Foto: Istimewa)
Ilustrasi tumbal pesugihan yang mengincar wanita (Foto: Istimewa)

DepokToday- Seseorang yang menjadi korban tumbal ternyata dapat dikenali dengan berbagai gejala. Salah satunya adalah sakit perut seperti maag selama bertahun-tahun dan tak terdeteksi secara medis. Dan ternyata, rata-rata korban pesiguhan ilmu hitam itu kebanyakan wanita.

“Sebenarnya tumbal ini memang disasar kebanyakan wanita. Ini memang hanya pinter-pinternya si dukunnya aja. Ya saya amati selama ini begitu. Kalau laki-laki, kalau dia sampai mati selesai, tumbal ini akan kehilangan sasaran berikutnya,” kata Ustad Dhanu, dalam siaran channel YouTube Ustadz Dhanu Official dikutip DepokToday.com pada Kamis 21 Oktober 2201.

Baca Juga: Penghuni Pondok Pesantren Babussalam Positif Covid-19 Jadi 46 Orang

Lebih lanjut pria yang dikenal sebagai pendakwah sekaligus ahli penyakit non medis ini menerangkan, karena sasaran laki-laki tidak bisa berlanjut maka siluman atau jin yang diperintah oleh dukun dan pelaku pesugihan, lebih sering mengincar wanita.

“Biasanya ditanamkan oleh dukun. Nah dukun ini kalau dia mencari tumbal biasanya yang dia cari darahnya yang ditumbal tadi. Jadi siluman atau jin ini dia akan mencari darah orang yang ditumbalkan,” tuturnya.

“Kalau wanita, dia (jin atau siluman) akan mencari keturunan. Jadi kalau orang yang kena tumbal itu biasanya janinnya keguguran, anak pertama, kedua, dan seterusnya. Nah gugurnya anak itulah yang menjadikan orang pesugihan itu kaya. Jadi tumbal ini macam-macam,” sambungnya.

Baca Juga: PTM Terbatas Sumbang Kasus COVID-19, Wali Kota Depok: Masih Lanjut

Para pelaku pesugihan itu, kata Ustad Dhanu bisa karena beragam faktor. Ada yang ingin dagangannya laris, pabriknya eksis dan lain sebagainya. Namun intinya ingin kaya dengan cara pintas, padahal salah.

“Nah itulah kecurangan orang-orang yang sudah berkolabirasi dengan setan. Kebanyakan tumbal itu rata-rata adalah siluman ular yang ditaro di perut. Jadi orang yang kena tumbal rasa-rasanya seperti kok ada ular di perut. Kalau dia (korban) punya janin maka keguguran,” katanya.

Jebakan untuk Calon Tumbal Wanita

Berdasarkan pengalaman Ustad Dhanu, metode yang digunakan pelaku pesugihan untuk mencari korban bisa dengan beberapa cara. Namun rata-rata melalui perantara makanan atau uang.

“Orang itukan nggak mau kalau keluarganya ditumbalkan, maka dia carilah orang lain. Ya namanya dukun yang penting dia dapat duit. Bisa saja calon tumbal itu dikasih makan, jadi bisa lewat makanan,” ujarnya.

“Ada juga dari uang. Misalnya saya (korban) pinjam uang mu dong, seratus ribu saja. Padahal dia sudah ngincer nih, nah dari uang inilah yang disodorkan pada siluman. Si dukun bilang ke siluman atau jinnya, ini yang pegang duit ini kamu cari. Siluman itulah yang bertugas mengicar si korban tadi,” timpalnya lagi.

Baca Juga: Demi Aturan Kanalisasi Margonda, Pejabat Depok Turun ke Jalan

Menurut Dhanu, uang itu sudah diseting sedemikian rupa dengan mantra dan sebagainya, sehingga jin atau siluman itu akan lebih gampang mencari mangsanya.

“Entah anaknya, entah istrinya dia akan mncari. Tumbal inilah yang menjadikan kemusyrikan bagi si pelaku pesugihan. Menuhankan siluman, jin.”

Cara Mengobatinya

Ustad Dhanu mengakui, pelaku pesugihan atau mereka yang kena tumbal kebanyakan wanita dan itu cukup sulit diobati selama dia tidak bertaubat dan memohon pertolongan pada Allah.  Jadi bukan malah datang ke dukun.

“Kenapa tumbal itu kalau diobati susah karena banyak sesatnya, itu ada kuncian mantaranya. Jadi bukan cuma siluman, dukunnya, alat perantaranya, dan lain-lain,”  ucap Ustad Dhanu.

Baca Juga: Bikin Glowing Hingga Sembuh Tanpa Operasi, Ini Khasiat Air Kelapa  

Lebih lanjut ia menegaskan, bahwa orang yang terlibat dalam praktik-praktik sesat dan jahat itu tergolong dosa besar karena menyekutukan Allah. Dan kaya dengan dengan cara tersebut tidak akan lama, malahan bakal berakhir tragis.

“Obatnya hanya mohon pertolongan pada Allah. Yang namanya tumbal dan lain-lain itu adalah makhluk Allah. Kita tidak punya daya dan kekuatan apapun yang punya hanyalah Allah. Intinya kuatkan tauhid. Yang kita kerjakan hanya satu, Lillahi Ta Alla.” (rul/*)