Tragedi Margo City Banyak Korban, Begini Tanggung Jawab Pengelola

Marcom Manajer Margo City, Reza Ardiananda. (DepokToday.com)
Marcom Manajer Margo City, Reza Ardiananda. (DepokToday.com)

DepokToday- Pihak pengelola Margo City berjanji bakal menanggung biaya pengobatan seluruh korban. Tak hanya itu, manajeman juga akan memberikan santunan pada korban yang meninggal dunia akibat kejadian tersebut.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Marcom Manajer Margo City, Reza Ardiananda.

“Iya untuk semua korban luka sudah kita antar ke rumah sakit dan semua biaya rumah sakit pun sudah kita cover,” katanya Minggu, 22 Agustus 2021.

“Tentunya untuk korban yang meninggal dunia itu kita berikan santunan, kami juga turut berduka dan keluarga yang ditingalkan diberikan ketabahan,” timpalnya lagi.

Baca Juga: Menteri Risma Kirim Bantuan untuk Korban Tragedi Margo City

Saat ini, kata Reza, pihaknya tidak mengotak atik keadaan pasca peristiwa tersebut. Sebab, pihak kepolisian masih melakukan investigasi soal kasus ini.

“Kondisi masih sama seperti kejadian, karena kita tidak boleh tidak diizinkan merapihkan intervensi dari investigasi Polri,” katanya.

Operasional Ditutup

Untuk saat ini, lanjut Reza, operasional Margo City ditutup selama proses penyelidikan berlangsung.

“Seperti tadi disampaikan pak Kapolres di pagi hari ini memang ada perkembangan, tapi mengenai penutupan mal sendiri kita masih menunggu laporan investigasi,” ujarnya.

Ia mengakui, ada beberapa tahapan yang akan diambil pihak manajemen usai kejadian ini.

“Ketika kami mendapatkan laporan investigasi diizinkan lagi beroperasional baru kami beroperasional. Tapi untuk saat ini belum ada update kapan tanggal tepatnya. Sampai saat ini waktu belum dapat ditentukan, kita masih menunggu pihak Polres Kota Depok,” ujarnya.

Seperti diketahui, peristiwa itu terjadi pada Sabtu sore, 21 Agustus 2021. Akibat kejadian itu, 11 orang di laporkan terluka. Bahkan, salah satunya terpaksa meninggal dunia akibat luka berat dibagian kepala.

Penyebab Kerusakan

Kapolres Metro Depok Komisaris Besar Polisi Imran Edwin Siregar mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan Tim Labfor Mabes Polri, diketahui ada kebocoran gas sebelum lift jatuh.

“Hasil sementara Tim Labfor bahwa diduga ada kebocoran pipa gas, sehingga ada kerusakan lanjutan yang disebutkan kerusakan lanjutan mengakibatkan lift itu jatuh dari lantai tiga ke dasar. Itu untuk sementara, perkembangan selanjutnya besok mungkin akan saya sampaikan,” kata Imran di Margo City pada Minggu, 22 Agustus 2021.

Dia mengatakan, tim sampai saat ini masih menyelidiki penyebab bocornya pipa gas di pusat perbelanjaan ini. Namun, dari hasil analisa sementara, diduga karena kebocoran gas yang memenuhi ruangan menyebabkan lift tidak dapat menahan beban.

“Gas itu memenuhi ruangan padat, sehingga, nah ini masih diselidiki labfor apa pemicunya, karena gas itu bocor ada pemicunya ini yang belum ditemukan,” jelasnya.

Ini juga yang diduga menyebabkan terjadinya luka bakar pada empat korban. Tapi dia memastikan, tidak ada api yang muncul karena kejadian itu.

“Bisa jadi (korban terbakar karena pipa gas bocor, red) tapi apinya tidak ada, kemudian saya tambahkan satu orang atas inisial M, karyawan JCO pukul 03.30 meninggal dunia. Dia mengalami luka di kepala,” katanya. (lala/*)