TPNPB-OPM Klaim Tembak Mati 17 Aparat, Begini Jawaban TNI

Pasukan TPNPB-OPM. Foto Facebook TPNPB-OPM
Pasukan TPNPB-OPM. Foto Facebook TPNPB-OPM

DepokToday- Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Arm Reza Nur Patria angkat bicara soal klaim TPNPB-OPM yang sempat mengklaim telah menewaskan 17 anggota pasukan gabungan TNI-Polri saat terjadinya baku tembak di Intan Jaya, Papua.

Reza menegaskan, kalau laporan TPNBP-OPM itu tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Pernyataan yang menyebutkan bahwa terjadi Kontak tembak di Kabupaten Intan Jaya yang mengakibatkan 17 anggota TNI-Polri meninggal dunia adalah tidak benar,” katanya dikutip dari Suara pada Jumat 5 November 2021.

Baca Juga: Disikat Polisi, Rupanya Begini “Gaya Main” Curanmor di Depok

Tak hanya itu saja, Kolonel Arm Reza juga menegaskan kalau kondisi Bandara Bilogai sudah terkendali. Saat ini bandara tersebut dijaga oleh aparat TNI-Polri.

“Kondisi Bandara Bilogai saat ini dalam keadaan waspada terkendali dan dikuasai oleh aparat TNI-Polri,” ujarnya.

Klaim TPNPB-OPM

Sebelumnya, TPNPB-OPM sempat mengklaim telah menembak 17 anggota pasukan gabungan TNI/Polri dalam perang yang terjadi di kawasab Intan Jaya.

“Bandara Intan Jaya dikuasai oleh pihak kami TPNPB dari hari pertama sampai dengan hari ini, maka mayat anggota TNI/Polri dan luka-luka semua masih di sini, tidak ada yang bisa keluar dari sini,” ucap Juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom Selasa lalu.

Baca Juga: Dokter Zaidul Akbar Sarankan Para Wanita Hindari Makanan Ini, Efeknya Berbahaya

Ia menyebut, kalau Bupati Intan Jaya beserta rombongan sempat datang dengan mengggunakan pesawat ke Intan Jaya. Namun rombongan terpaksa kembali ke Nabire karena dilarang oleh OPM.

Sebby juga mengklaim tidak ada satupun pasukannya yang menjadi korban dari perang terbuka yang terjadi pada 28 hingga 31 Oktober 2021. Ia malah menuduh anggota TNI yang menembak 2 anak kecil. (rul/*)