Tolak Perbaikan Pasar Kemirimuka, PT PJR Layangkan Surat ke Pemkot Depok

Bahan material untuk perbaikan saluran air di Pasar Kemirimuka.(DepokToday/Hen)

KEMIRIMUKA-Gelombang penolakan perbaikan saluran air di Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji, yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus bergulir.

Setelah disuarakan oleh para pedagang dan pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) setempat, penolakan akhirnya juga disampaikan oleh PT Petamburan Jaya Raya atau PT PJR.

PT PJR adalah pemilik Pasar Kemirimuka karena telah memenangi persidangan sebanyak 10 kali atas Pemkot Depok. Hasil keputusannya pun sudah mengikat.

“Kami keberatan (rencana perbaikan saluran air-red). Kami sudah kirimkan surat ke dinas terkait agar perbaikan saluran tidak dilakukan,” beber Kuasa Hukum PT Petamburan Jaya Raya, Richard Yosafat, kepada wartawan di Depok, Jumat (14/3/2020).

Ia mengklaim, penolakan ini lantaran lahan berikut bangunan di Pasar Kemirimuka adalah milik kliennya, yakni PT Petamburan Jaya Raya.

Hal itu, kata dia, berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI dalam tingkat Kasasi Nomor 695 K/Pdt/2011 jo Putusan Mahkamah Agung RI dalam tingkat Peninjauan Kembali Nomor 476 PK/Pdt/2013 yang telah berkekuatan hukum tetap.

“Bahwa klien kami selaku pemilik Pasar Kemirimuka keberatan rencana perbaikan saluran air tanpa adanya izin dari klien kami,” katanya.

Menurut dia, segala sesuatu yang berkaitan dengan Pasar Kemirmuka, seperti perbaikan, haruslah mendapat persetujuan dari PT Petamburan Jaya Raya.

“Jika ada pihak tetap melakukan perbaikan saluran air di Pasar Kemirimuka tanpa adanya persetujuan dari PT Petamburan Jaya Raya, maka pihaknya akan mengambil langkah hukum atas hal tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kemirimuka, Yahya Barhaya, mengatakan, rencana perbaikan saluran air di Pasar Kemirimuka tidak bisa dilakukan karena status Pasar Kemirimuka masih status quo.

“Kami tolak perbaikan saluran air di Pasar Kemirimuka karena masih status quo, dan pemkot serta pihak lain tidak sepatutnya memperbaiki saluran air tersebut,” jelasnya.

LPM Kelurahan Kemirimuka juga menyoroti rencana Pemkot Depok merenovasi Pasar Kemirimuka. LPM mengecam rencana pemkot itu, apabila proses renovasi pasar menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Pemkot Depok tidak boleh mengucurkan dana APBD untuk memperbaiki Pasar Kemirimuka. Selama ini kami (LPM-red) tidak pernah mengusulkan perbaikan
Pasar Kemirimuka melalui Musrenbang
dan itu tidak ada slotnya,” tegas Sekretaris LPM Kelurahan Kemirimuka, Ade Wira, kepada DepokToday, Senin (9/3/2020).(aji)