Tips Mudah Bedakan Air Minum Isi Ulang Layak Konsumsi, Perhatikan Hal Ini

Ilustrasi air minum isi ulang (Foto: Istimewa)
Ilustrasi air minum isi ulang (Foto: Istimewa)

DepokToday- Dimasa pandemi seperti saat ini, kebutuhan air minum isi ulang mengalami lonjakan yang cukup pesat. Salah satu faktor utamanya adalah harga yang ditawarkan relatif jauh lebih murah dari brand kenamaan.

Namun ternyata, tidak semua air isi ulang yang ada di pasaran tidak semuanya layak untuk dikonsumsi. Hal itu diungkapkan oleh Faiza Fardi, salah satu produsen air minum isi ulang asal Kota Depok.

Pria yang telah belasan tahun berkecimpung dalam bisni air minum ini mengatakan, dari hasil pemeriksaan uji sampel, ia menemukan ada cukup banyak produk air minum isi ulang yang ternyata tidak baik untuk dikonsumsi.

“Paling mudah diketahui karena ada rasa, dan pas saya cek di lab memang tidak layak,” katanya pada DepokToday.com dikutip Sabtu 16 Oktober 2021.

Baca Juga: Tragedi Proyek PDAM Depok, Polisi Tetapkan Sosok Ini Tersangka

Faiza Fardi, pemilik Kaaf Water (DepokToday.com)
Faiza Fardi, pemilik Kaaf Water (DepokToday.com)

Berangkat dari keprihatinan tersebut, pria yang yang akrab disapa Faiza ini akhirnya mendirikan depot air minum isi ulang di wilayah Sawangan, Depok. Tujuan utamanya adalah ingin memberi edukasi pada masyarakat tentang air minum sehat.

“Kita sekarang sudah jalan tiga bulan. Alhamdulillah respon dari masyarakat terhadap produk kami sangat baik. Saya dari segi legalitas sudah menang, saya sudah SNI (Standar Nasional Indonesia), terus sudah mengantongi izin BPOM dan ada label halal juga,” jelasnya.

Air Minum Isi Ulang Berlabel Halal Jadi Buruan

Selain faktor kesehatan, belakangan ini masyarakat juga banyak beralih ke air minum yang berlabel halal lantaran adanya sejumlah isu miring terhadap produk-produk luar negeri.

“Akhirnya banyak yang nanya produk muslim apa bukan. Jadi dari situlah akhirnya kami buka, karena makin lama kok banyak pelanggan yang beralih ke produk muslim.”

Baca Juga: Bangkit dari Keterpurukan, GUESS Indonesia Bidik Kota Depok

Adapun produk air minum yang dipasarkan Faiza berlabel Kaaf Water. Untuk saat ini, ia baru menjual dalam bentuk galon dengan sasaran kebutuhan rumah tangga di sekitaran wilayah Depok.

“Nama produknya air minum Kaaf, yang artinya mencukupi, ya mudah-mudahan mencukupi kebutuhan masyarakat,” harapnya.

Baca Juga: Berjalan Dramatis, Bocah Korban Crane Jatuh Berhasil Dievakuasi

Kaaf Water (DepokToday,com)
Kaaf Water (DepokToday,com)

Lebih lanjut ia menerangkan, untuk mengetahui air isi ulang itu sehat atau higenis, langkah yang paling mudah adalah dengan melihat langsung proses pencucian galon.

“Cara nyuci galonnya gimana? Itu yang paling gampang kasat mata. Kalau kita kan ada sabun PH khusus. Jangan sampai pakai sabun colek dan lain-lain nggak boleh,” katanya.

“Kalau saat ini pasar hanya mencari air yang penting murah. Nah ini tujuan kita edukasi agar masyarakat bisa hidup sehat dengan harga yang murah kenapa nggak. Saat ini kami baru produksi galon untuk rumah tangga yang harganya Rp 8 ribu-an,” sambung dia.

Cara Mengetahui Air Layak Konsumsi

Melansir klikdokter.com, air layak konsumsi dapat dikenali dari beberapa ciri. Syarat ini berkaitan dengan kondisi fisik air yang dapat dikenali oleh pancaindra manusia.

Baca Juga: Tragedi Proyek PDAM, Ketika Protes Warga Dianggap Angin Lalu

Air yang sehat dan layak konsumsi haruslah bening atau jernih, tidak meninggalkan endapan, tidak berbau, tidak berasa (tawar), dan memiliki suhu di bawah suhu udara luar atau suhu ruang, yakni antara 10-25 derajat Celcius. (rul/*)