Tidak Tepat Sasaran, Kios UMKM Banyak yang Terbengkalai

Kios UMKM.(Foto: Istimewa)

PANCORAN MAS—Jumlahnya belum genap seribu, namun sejumlah kios Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) buatan Pemkot Depok sudah ada yang terbengkalai bahkan beralih fungsi.

Anggota DPRD Depok, Priyanti Susilawati, menilai program 1.000 kios UMKM sejatinya sangat bagus untuk masyarakat. Hanya saja, kata dia, realisasinya yang kurang tepat sasaran.

“Jadi seperti hanya menjalankan kewajiban saja. Realisasinya, pelaku usaha yang mau ditempatkan di kios tersebut tidak ada,” ujar Sekretaris Komisi B DPRD Depok itu kepada wartawan, Sabtu 7 November 2020.

Menarik Lainnya: https://depoktoday.hops.id/duren-mekar-ajak-pelaku-umkm-belajar-digital-marketing/

Kata Priyanti, Pemkot Depok seharusnya melakukan kajian mendalam sebelum menjalankan program tersebut, sehingga di kemudian hari tidak ada pelaku usaha dan kios yang terbengkalai.

“Jadi jangan hanya diberikan sosialisasi sebagai bekal untuk para pelaku usaha. Tapi, kasih juga dong solusinya modal buat usahanya, jangan dibebani lagi,” paparnya.

Informasi yang dihimpun DepokToday menyebut, realisasi 1.000 kios UMKM tercapai tahun 2020.

Hingga saat ini total kios yang telah disediakan sebanyak 923 unit dengan rincian 200 unit (pengadaan kios UMKM tahun 2017), 423 unit (tahun 2018), dan 300 unit (tahun) 2019.

Sedangkan sisanya, 77 unit, Pemkot Depok melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) menargetkan dibuat tahun ini sehingga jumlahnya genap menjadi 1.000 unit kios UMKM.

(ale/tdr)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here