Tidak Lagi Dibubarkan, Cara Ini yang Diambil Tim Gabungan untuk Kurangi Kerumunan di Resepsi

Tim gabungan saat menyegel panggung organ tunggal resepsi pernikahan di Cipayung. (Istimewa)
Tim gabungan saat menyegel panggung organ tunggal resepsi pernikahan di Cipayung. (Istimewa)

DepokToday – Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kota Depok, Kepolisian dan TNI mendatangi sejumlah lokasi resepsi pernikahan yang disinyalir mengundang banyak tamu dan berpotensi membuat kerumunan, pada Minggu 8 Agustus 2021.

Kegiatan pemeriksaan dilakukan berkat adanya aduan dari masyarakat soal gelar hajatan yang digelar di sejumlah lokasi.

Tim pertama kali mendatangi kawasan Cipayung untuk mengecek resepsi pernikahan di sana. Benar saja, gelaran resepsi pernikahan ditemukan di lokasi tersebut.

Di sana mereka tidak membubarkan resepsi pernikahan, hanya saja memastikan kegiatan resepsi dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan dan aturan PPKM Level 4.

Baca Juga: Dibantu Presiden PPKLI, Janda dan Yatim di Enam Kelurahan Sumringah

“Mengurangi kapasitas meja serta bangku mematuhi protokol kesehatan sampai jam 18.00 WIB serta pak LPM, RT, RW yang akan bertanggung jawab di lokasi setempat dan agar makanan di bungkus besek,” kata Taufiqurrahman, Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kota Depok, dikutip dari keterangannya, pada Senin 9 Agustus 2021.

Di lokasi resepsi pernikahan itu, pemilik haha telah memasang orang tunggal. Karena itu, mereka menyegel panggung, dan meminta tidak ada organ tunggal di lokasi itu. ” Menyegel musik OT tidak ada acara musik, apabila berkerumun dan melebihi kapasitas akan ditindak tegas dibawa ke Polsek Pancoran Mas,”

Sementara itu, tim gabungan juga bergerak ke kawasan Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya, di sana diketahui kegiatan hanya berlangsung akad nikah saja. (lala/*)