Terungkap, Segini Biaya Fantastis Proyek Tol Cijago Depok

Dengan biaya yang fantastis, PT TLKJ melanjutkan proyek Tol Cijago Seksi Tiga. (Depoktoday.com)
Dengan biaya yang fantastis, PT TLKJ melanjutkan proyek Tol Cijago Seksi Tiga. (Depoktoday.com)

DEPOK- Memiliki panjang sekira 14,64 kilometer, biaya proyek Tol Cijago di Kota Depok ternyata mencapai sekira Rp 3,2 triliun. Angka itu belum termasuk pembebasan lahan. Saat ini, sebagian jalan bebas hambatan itu telah beroperasi, meski masih menyisakan masalah terkait sengketa tanah.

Dirut PT Translingkar Kita Jaya (TLKJ), Hilman Muchsin, menjelaskan, proyek Tol Cijago terbagi tiga tahap, yakni seksi satu, dua dan tiga.

“Total investasi kira-kira secara keseluruhan Rp 3,2 triliun. Kemudian anggaran untuk pembangunan Cijago seksi tiga Rp 1,2 triliun, selebihnya sudah dikeluarkan untuk seksi satu dan dua,” katanya saat menghadiri peletakan batu pertama Tol Cijago Seksi Tiga, Jumat 28 Mei 2021.

Hilman menyebut, biaya pembebasan lahan Tol Cijago yang disiapkan pemerintah sekira Rp 1,2 triliun.

“Kalau Cijago satu dan dua sekira Rp 1 triliun,” ujarnya

 Dirut PT Translingkar Kita Jaya (TLKJ), Hilman Muchsin. (Depoktoday.com)
Dirut PT Translingkar Kita Jaya (TLKJ), Hilman Muchsin. (Depoktoday.com)

 

Ia tak menampik, masih ada kendala soal pembebasan lahan tersebut. Utamanya pada proyek Tol Cijago Seksi Tiga yang membentang dari Kukusan hingga Cinere sepanjang 5,4 kilometer.

“Tanah memang baru 70 persen, tapi yang siap dibayar sudah diangka 80 persen, tersisa 20 persen,” jelasnya.

Biaya Tol Cijago Besar, Ini Targetnya

Hilman mengklaim, upaya percepatan pembangunan Tol Cijago Seksi Tiga ini adalah itikad baik TLKJ untuk mensukseskan program pemerintah agar disebelah barat Jagorawi sampai di Bandara bisa terselesaikan dengan baik, dan bisa tersambung.

“Maka meski (pembebasan) tanah belum selesai 100 persen, kami akan bekerja all out. Karena selagi musim panas jadi harus diselasaikan secara cepat,” katanya.

Baca Juga: Pejabat BPN Depok Akui Proyek Tol Cijago Ada Banyak Masalah

Terkait hal itu, Hilman berharap pemerintah daerah untuk mempercepat proses pengadaan tanah sebagai lahan tol.

“Untuk di daerah Cinere, target kami ya Februari bisa tersambung, sehingga bisa ke area tol bisa sangat mudah,” katanya.

Target Proyek Cijago III

Kemudian, TLKJ menargetkan bulan Juni 2022 sudah rampung secara keseluruhan.

“Termasuk Tol Desari sehingga dengan uji coba dan lain-lain, kita harap pada akhir 2022 sudah dioperasikan secara penuh. Sehingga dari Jagorawi ke arah Bandara bisa tersambung secara sempurna.”

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Danang Parikesit menjelaskan, pembebasan lahan tidak termasuk pada alokasi dana Rp 3,2 triliun.

“Karena di dalam PSN (Proyek Strategis Nasional) pembebasan lahan itu dibiayai pemerintah.”

Akan tetapi ia tak menampik dalam prosesnya bisa saja BPJT mengeluarkan talangan dana terkait pembebasan tanah.

“Mamun sejauh bisa dibayarkan langsung oleh LMAN (Lembaga Manajemen Aset Negara). Nah ini yang terjadi percepatan proyek seksi tiga itu salah satunya didorong pembayaran langsung dari pemerintah ke masyrakat,” katanya. (rul/*)