Terungkap, Penodong Imam Masjid Ternyata Mahasiswa Jepang

Masjid Al Mujahidin (Istimewa)

TAPOS- Pelaku penodongan terhadap seorang Imam Masjid Al Mujahiddin, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Depok, telah diamankan polisi. Usut punya usut ternyata pelaku adalah anak yang dikenal jenius.

Namun sayangnya, pemuda yang diketahui berinisial I alias A itu mengalami gangguan kejiwaan sejak pulang dari Jepang.

“Memang itu putra saya, dia sedikit ada gangguan di jiwanya sudah hampir 1 tahun saya perhatiin. Cuman karena posisi saya lengah kemarin malam dia keluar,” kata N ayah pelaku, pada Jumat 29 Januari 2021

Baca Juga: Geger, Pedagang Pasar di Beji Bertransaksi pakai Dinar-Dirham

Prilaku aneh anaknya itu terjadi sejak Februari tahun lalu.

“Semenjak dia balik kuliah dari salah satu perguruan tinggi di Jepang.”

Ya, siapa sangka jika I alias A adalah pemuda berprestasi. Itu terbukti meski bukan dari kalangan berada, namun nyatanya ia dapat menempuh pendidikan di Jepang.

“Di Jepang kuliah sudah 4 tahun jurusan multimedia. Satu-dua-tiga tahun dia masih stabil. Beranjak tahun 4 dia bicaranya mulai berbeda, kayak semacam ilmu-ilmu enggak jelas, bisa mengendalikan segala macam,” kata N

Sampai saat ini, N mengaku belum tahu persis dari mana ilmu yang dipelajari sang anak hingga akhirnya bertingkah aneh. “Masih menelusuri, sudah 1 tahun ini,” ujarnya

Lebih lanjut N pun mengaku jika pisau yang dibawa saat kejadian adalah miliknya. “Betul itu alat dapur. Ada di rumah memang betul itu alat dapur saya keluarga,” tuturnya

Sampai saat ini keluarga belum tahu apa yang menyebabkan tingkah I alias A berubah aneh.

Diberitakan sebelumnya, seorang imam masjid bernama H. Muhammad Prinadi (55 tahun), ditodong menggunakan pisau saat sedang menjalankan solat sunah di masjid sekira pukul 04:00 WIB, Kemarin.

Beruntung, nyawa Prinadi selamat lantaran pelaku pergi begitu saja dan hanya meninggalkan pisau yang dibawanya di area masjid. Guna penyelidikan lebih lanjut kasusnya ditangani Polsek Cimanggis. (rul/*)