Terungkap, Lukas Lucky Ngalngola Lakukan Pelecehan Seksual Mulai dari Angkot Hingga Toilet Umum

ilustrasi (istimewa)

DepokToday – Pengakuan mengejutkan dilontarkan kuasa hukum korban pelecehan seksual yang dilakukan Bruder Angelo alias Lukas Lucky Ngalngola, yaitu Judianto Simanjjuntak yang menyebutkan jika aksi bejat terdakwa sudah sering dilakukan, mulai di lokasi toilet tempat makan, angkutan umum hingga tempat cukur rambut.

Terdakwa tidak segan melancarkan aksi pencabulannya di tempat umum kepada anak panti. Judianto menyebutkan, pelaku melakukan tindak kejahatan di tempat umum pada 2019 silam.

Pada tahun itu, sejumlah korban bepergian dengan terdakwa Lukas Lucky Ngalngola. Pada saat itu, rentetan kejadian pelecehan seksual di tempat umum ini dilakukan.

“Kalau yang tukang cukur rambut itu ketika teman-temannya sedang cukur rambut, mereka berdua masih di dalam (angkot), disitulah kesempatan,” beber dia.

“Sebelum ke cukur rambut itu, saat masih dalam perjalanan juga sudah dilakukan itu, dan juga di cukur rambut itu ketika teman-temannya cukur rambut, itu kesempatannya,” sebut dia lagi.

Dalam peristiwa pelecehan seksual di tempat umum, sempat ada saksi yang melihat kejadian tersebut, yaitu pengemudi angkot yang mereka tumpangi.

Semua tindak kejahatan pelaku akan dibongkar sejumlah saksi pada sidang berikutnya yang rencananya akan dilaksanakan pada pekan depan.

Baca Juga: Menguak 3 Srikandi UP yang Bergelar Guru Besar, Ini Keahliannya

Sebelumnya diberitkaanm sidang perdana dengan terdakwa Lukas Lucky Ngalngola atau Bruder Angelo, terdakwa pelecehan seksual terhadap sejumlah anak panti asuhan di Kota Depok yang seharusnya dilaksakan pada hari ini, Rabu 15 September 2021, terpaksa ditunda.

Sebagai informasi, penetapan tersangka Lukas Lucky Ngalngola alias Bruder Angelo sebenarnya sudah dilakukan sejak 2019 oleh Polres Metro Depok, namun sempat terhenti.

Bahkan, setelah sempat ditahan 3 bulan, tersangka pernah dilepas pada 9 Desember 2019. Sebabnya, polisi tidak menemukan dua alat bukti yang cukup untuk melanjutkan perkara itu. (lala/*)