Terungkap, Ini Penyebab Gerindra Pisah dari PKS di Pilkada Depok

MARGONDA– Ketua Dewan Pemimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna akhirnya blak-blakan terkait keputusan pihaknya berpisah dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Depok 2020, mendatang. Gerindra saat ini memilih menggandeng Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Meski demikian, Pradi enggan menganggap PKS sebagai rival atau lawan politik. “Bukan rival tapi sampai hari ini kita lihat, mohon maaf kalau sampai saya bicara ke ranah sahabat (PKS). Kita lihat mereka juga sedang beauty contest dengan konvensi calon-calonya,” jelas  Pradi, Rabu 12 Februari 2020

Dirinya menegaskan, setiap partai memiliki aturan dan kebijakannya masing-masing. “Kita enggak bisa artinya memutuskan dengan internal mereka. Mereka ini (PKS) kan sedang uji calon juga ke publik. Sedangkan kita dituntut juga progres dengan pusat terkait perkembangan yang ada, dengan target-target yang memang disiapkan pusat dari tingkat kota, dan provinsi.”

Pradi mengungkapkan, Gerindra dan PDIP di Kota Depok telah memiliki hubungan yang cukup harmonis. Dan untuk urusan koalisi, kata Pradi, pihaknya masih membuka diri dengan partai lain.

“Proses sudah selesai di tingkat kota. Ini kan dalam rangka kami membangun chemistry. Sampai hari ini (koalisi) baru PDIP, harapan kami dengan yang lain juga,” ujarnya

Sebagai salah satu kandidat petahana yang digadang-gadang bakal maju kembali di Pilkada Depok, Pradi pun tak menampik jika dirinya berharap berada diposisi bakal calon wali kota, bukan sebagai wakil.

“Namanya partai pasti di depan bicara optimis, enggak ada yang bicara siap hanya wakil, enggak ada. Tapi ending kan tetap dibelakang. Sekarang pasti bicaranya begitu, mau Gerindra, mau PDI yang lain sama saja. Lihat saja di spanduk enggak ada calon wakil, pasti calon wali kota.”

Ketika disinggung soal strategi pemenangan termasuk visi misi yang akan dibawanya, Pradi mengatakan hal itu akan diungkapkan nanti, setelah keputusan terkait pencalonan dinyatakan final.

“Saya pastikan kita ingin memberi yang terbaik buat kota ini, dari keadilannya yang dirasakan masyarakat, termasuk tingkat kepuasan. Ya kita lihat nanti,” katanya

Seperti diketahui, Pradi saat ini masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Depok. Ia sukses melenggang ke Balai Kota bersama pasangannya, Mohammad Idris (wali kota) yang kala itu diusung oleh PKS. (rul/*)