Terungkap! Ini Alasan Pria Bertato Donald Bebek Siksa Anak Kandung

Unit PPA Polres Metro Depok ringkus pria yang menganiaya anak kandungnya sendiri (Foto: Istimewa)
Unit PPA Polres Metro Depok ringkus pria yang menganiaya anak kandungnya sendiri (Foto: Istimewa)

DepokToday- Polisi telah menetapkan R, sebagai tersangka atas kasus penganiayaan terhadap anak kandungnya sendiri. Akibat aksi kejinya itu, KL bocah laki-laki usia 8 tahun ini mengalami trauma berat.

Usut punya usut, pria bertato Donald Bebek tersebut ternyata sedang mabuk berat dan telah beberapa kali menganiaya bocah malang tersebut.

“Kita amankan tersangka di kediamannya di wilayah Tajur Halang. Kita bawa, sudah kita lakukan pemeriksaan. Ayah korban ini mengakui telah melakukan penganiayaan kepada anaknya sendiri,” kata Kasatreskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno dikutip pada Rabu, 10 November 2021.

Baca Juga: Hambat Program Jokowi, BPN Blak-blakan Soal Kisruh Tanah di Depok

Ia menjelaskan, kejadian bermula ketika R yang saat itu dalam keadaan mabuk merasa jengkel lantaran korban tak mematuhi perintahnya untuk segera pulang.

“Jadi memang awalnya Ayah korban ini sering mabuk-mabukan. Pada saat itu sepulang dari mabuk, lihat anak bermain, meminta anaknya untuk pulang. Namun si anak tetap bermain sehingga ayahnya emosi dan memukuli,” katanya.

Baca Juga: Singgung Kenaikan Harga Minyak, 500 Buruh Depok Turun ke Jalan

Akibat penganiayaan itu, KL mengalami luka yang cukup serius pada bagian wajah dan badan.

“Beberapa luka yang terlihat jelas itu kedua mata, pelipis ya. Kanan kiri. luka memar lebam. dada dan sekitar perut. Anak ini mengalami pusing dan mual pada malam.”

Kasatreskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno. (DepokToday.com)
Kasatreskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno. (DepokToday.com)

Sering Pukul Anak Saat Mabuk

Menurut pengakuan ibu korban, pada polisi, R telah berulangkali melakukan aksi keji tersebut.

“Kata ibu korban sendiri kejadian penganiayaan ini sudah terjadi beberapa kali. Ini terakhir yang parah sehingga lapor ke Polres,” ucap Yogen.

Baca Juga: Mengenal Tole Iskandar-Margonda, Dua Pahlawan Kebanggaan Depok

“Jadi setiap bapaknya pulang mabuk, emosi. Bapaknya melakukan pukulan-pukulan. Tapi yang terakhir sampai benturkan ke kepalanya tembok beberapa kali,” sambungnya.

Baca Juga: Miris, Bocah 8 Tahun Alami Luka Lebam di Wajahnya, Akibat Perlakuan Buruk Ayah Kandungnya

Akibat perbuatannya itu, R diancam dengan Pasal 44 Undang-Undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT. Kasusnya dalam penyelidikan lebih lanjut. (rul/*)