Terungkap! Ibu dan Anak di Gema Pesona Sempat Minum Cairan Ini Sebelum Tewas

Ilustrasi mayat/ Ibu dan anak ditemukan tewas di perumahan Gema Pesona. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi mayat/ Ibu dan anak ditemukan tewas di perumahan Gema Pesona. (Foto: Istimewa)

DepokToday- Misteri di balik tewasnya ibu dan anak di perumahan Gema Pesona, Kecamatan Sukmajaya, Depok, mulai menemukan titik terang. Polisi menduga kuat, korban tewas akibat keracunan. Jasad keduanya ditemukan terkapar pada Sabtu, 25 September 2021.

Kepala Polsek Sukmajaya, AKP Syafri Wasdar mengungkapkan, korban yang tewas itu bernisial INA dan anaknya, berinisial KWP seorang pemuda usia 29 tahun. Menurut keterangan yang didapat penyidik, sebelum ditemukan tak bernyawa, korban sempat berkomunikasi dengan salah seorang krabat dekat.

“Nah saksi itu sempat bilang katanya si korban ini habis minum obat nyamuk. Itu dia komunikasi hari Jumat, sehari sebelum kejadian,” kata Syafri saat dikonfirmasi DepokToday.com pada Minggu, 26 September 2021.

Namun demikian, polisi tidak bisa langsung menyimpulkan penyebab tewasnya ibu dan anak tersebut.

“Makanya kita nggak bisa menduga-duga, kesimpulan apakah benar keracunan atau tidak kan harus diautopsi, sedangkan pihak keluarga menolak, nggak mau korban diautopsi,” ujarnya.

Kapolsek Sukmajaya, AKP Syafri Wasdar (DepokToday.com)
Kapolsek Sukmajaya, AKP Syafri Wasdar (DepokToday.com)

Namun yang jelas, kata Syafri, dugaan kasus ini ke arah pembunuhan sangat jauh.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan dan tidak ada barang yang hilang,” katanya.

Baca Juga: Terpopuler DepokToday, 26 September 2021: Mayat Ibu dan Anak di Gema Pesona Depok, Pengalaman Gibran Hilang di Gunung Guntur

Kendati demikian, Syafri tak ingin gegabah memberikan kesimpulan atas kejadian tersebut.

“Kita kan nggak tahu ada problem apa si korban sejauh ini. Keterangan saksi, korban sempat bilang cuma mules pada hari Jumat. Saksi inilah yang kemudian menghubungi anaknya di Jakarta. Nah apa iya dia (anaknya) juga minum racun, kita kan nggak tahu.”

Lebih lanjut Syafri mengatakan, ada sekira empat orang saksi yang telah dimintai keterangan atas kasus ini.

Kronologi Temuan Mayat Ibu dan Anak di Gema Pesona

Jasad keduanya ditemukan sekira pukul 10:00 WIB. Korban diketahui berinisial INA, seorang ibu rumah tangga dan anaknya, inisial KWP pemuda 29 tahun.

“Yang ibunya tergeletak di lantai, kalau anaknya di kasur. Kalau ibunya ditemukan dengan kondisi mulut berbusa,” kata Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya, AKP Harun Rasyid.

Baca Juga: Misteri Beda Dunia di Gunung Guntur, Korbannya Bukan Cuma Gibran

Ia menyebut, kedua korban ditemukan dalam kondisi pakaian lengkap. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh mayat ibu dan anak, warga Gema Pesona, Depok, ini.

“Pakaian lengkap, baju lengkap. Kalau barang yang hilang belum tahu, sepertinya tidak ada yang hilang,” ujarnya.

Jasad ibu dan anak itu ditemukan oleh salah seorang saksi yang juga masih kerabat dekat korban.

Baca Juga: 6 Perubahan Perilaku Mencegah Stunting Ala Dinkes Depok

Kejadian bermula ketika saksi berinisial A menelpon korban namun tidak diangkat. Lalu saksi mencoba menghubungi keluarga korban yang lain sekira pukul 10:00 WIB.

Kemudian saksi mengetuk pintu tapi ternyata tidak terkunci dan tidak ada jawaban. Lalu pihak korban mengecek ke dalam rumah dan ditemukanlah ibu beserta anaknya itu dalam kondisi tak bernyawa.

INA ditemukan dalam posisi tergeletak di lantai ruang tamu. Sedangkan anaknya, KWP tergeletak di dalam kamar dengan posisi terlentang.

Panik, keluarga korban kemudian segera melaporkan temuan itu ke sekuriti komplek. Dan tak butuh waktu lama, petugas pun langsung mendatangi lokasi kejadian.

Baca Juga: Kondisi Mayat Ibu dan Anak di Gema Pesona Depok Tak Wajar, Ini Buktinya

Anggota Polsek Sukmajaya bersama tim Inafis Polres Metro Depok telah melakukan olah TKP di perumahan elit yang berlokasi di Gema Pesona, Depok tersebut.

Sementara itu, jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Bogor, guna pemeriksaan lebih lanjut. (rul/*)