Terpopuler DepokToday, 4 Oktober 2021: 7 Penyebab Jadi Pelupa, Cara Bikin Tikus Rumah Kapok

Ilustrasi pemikiran otak cerdas (Foto: Istimewa)
Ilustrasi pemikiran otak cerdas (Foto: Istimewa)

DepokToday – DepokToday merangkum berita terpopuler pada Senin sore, 4 Oktober 2021. Pertama, menjadi pelupa saat memasuki usia renta seolah menjadi lumrah. Namun, rupanya ada banyak faktor penyebab jadi pelupa.

Terpopuler kedua, keberadaan hewan pengerat tikus di dalam rumah terkadang membuat jengkel. Belakangan terungkap, cara ampuh untuk menghilangkannya adalah dengan menggunakan minyak goreng.

Selanjutnya, rencana penerapan ganjil genap di Jalan Margonda raya semakin dekat, polisi meminta agar tidak terlalu khawatir dengan penerapan kebijakan itu.

Baca Juga: Polisi Buru Wartawan Bodrek yang Berulah di Depok, Gini Modusnya

Berikut ringkasan berita terpopuler di DepokToday pada Senin sore:

1. Makin Tua Makin Pelupa, Ternyata Ini 7 Penyebabnya

Pada usia lanjut kondisi tubuh banyak mengalami penurunan. Salah satunya yang banyak dialami sebagian orang, yaitu makin pelupa.

Daya ingat yang menurun sangat mempengaruhi kehidupan. Melansir dari CNN Indonesia, tak semua kasus penurunan daya ingat bisa disamakan dengan gejala Alzheimer yang banyak dialami lansia. Pasalnya, penurunan daya ingat tak hanya terjadi pada mereka yang berusia 60 tahun ke atas saja.

Sebagaimana dilansir LiveStrong, penurunan daya ingat bisa terjadi pada usia berapa pun. Kepala Psikiatri di pusat Medis Universitas Hackensack di New Jersey dan Penulis The Memory Bible, Gary Small mengatakan di usia 20-an, penurunan daya ingat mulai terjadi sedikit demi sedikit.

Ini penyebab yang menjadikan daya ingat semakin menurun seiring bertambahnya usia.

1.Perubahan volume otak
Setiap dekade kehidupan, daya ingat disebut mengalami penurunan sebanyak 2 persen. Salah satu faktornya, karena perubahan volume otak.

“Ini terjadi karena menyusutnya hippocampus Anda, bagian otak yang tugasnya menyimpan ingatan,” kata ahli saraf dan direktur medis NeuroGrow Brain Fitness Center di Mclean, Virgian Majid Fotuhi.

2.Penurunan kondisi kesehatan
Tekanan darah tinggi, terutama di usia paruh baya kerap dikaitkan dengan risiko demensia saat memasuki usia senja. Hipertensi yang tidak diobati menyempitkan dan menyumbat arteri di mana-mana, termasuk di otak Anda. Hingga akhirnya, menurunkan kemampuan otak, termasuk daya ingat.

Tak hanya itu, sleep apnea serta depresi yang tidak diobati juga bisa memengaruhi kemampuan otak Anda.

3.Gangguan pendengaran
Sebuah penelitian yang dilakukan pada September 2019 lalu dan diterbitkan di The Hearing Journal menunjukkan hubungan antara gangguan pendengaran dan demensia.

Periksalah ke dokter jika Anda merasa ada masalah dengan telinga agar kondisinya tak semakin memburuk.

4.Perubahan hormon
Saat hamil Anda mungkin lebih sering melupakan sesuatu. Tak hanya itu, saat memasuki usia menopause, Anda juga mungkin mulai melupakan berbagai hal.

Hal ini bisa terjadi karena penurunan hormon estrogen. Meski begitu saat hormon kembali teratur, daya ingat Anda juga akan kembali membaik.

5.Depresi
Menurut HelpGuide, depresi terkadang mirip dengan kehilangan ingatan. Anda kesulitan berkonsentrasi, menyelesaikan bahkan mengingat sesuatu atau pelupa.

6.Terlalu banyak konsumsi alkohol
Asupan alkohol yang berlebihan adalah racun untuk sel otak Anda. Seiring waktu, penyalahgunaan alkohol dapat meningkatkan risiko demensia.

7.Dehidrasi
Dehidrasi akut dapat menyebabkan kebingungan, kantuk, bahkan hilang ingatan. Sangat penting untuk memastikan tubuh tetap terhidrasi. Berhati-hatilah jika Anda sedang mengonsumsi obat pencahar atau mengalami diare.

2. Minyak Goreng Bisa Bikin Tikus Kapok Datang ke Rumah, Nih Caranya

Tikus adalah salah satu hewan pengerat yang keberadannya bisa bikin pemilik rumah jengkel. Ya, selain karena mengundang banyak bakteri, jenis hama ini juga dikenal rakus karena pemakan segala.

Berbagai cara pun kerap dilakukan untuk mengusir hewan ini. Dari mulai menabur racun, memasang perangkap hingga mencoba berbagai obat kimia.

Tapi tahukah Anda, tikus ternyata bisa dengan mudah diusir hanya dengan menggunakan minyak goreng?

Yup, belakangan diketahui, kandungan minyak goreng yang biasa ada di dapur ternyata cukup efektif untuk membuat tikus kapok datang ke rumah. Caranya pun cukup mudah. Berikut ulasannya:

Disitat DepokToday.com dari Tribunews.com, untuk mengusir tikus adalah dengan mencampurkan minyak goreng bersama bubuk cabai. Itu lantaran bubuk cabai sendiri memiliki aroma yang menyengat dan pedas.

Seperti diketahui, tikus adalah hewan yang mengandalkan indera penciuman. Maka tak heran jika tikus dapat dengan mudah mencari makanan.

Nah jika tikus mencium aroma cabai akan membuatnya langsung tak berdaya. Sedangkan minyak goreng berfungsi untuk membuat aroma bubuk cabai tersebut semakin kuat.

Begini cara menggunakan minyak goreng dan bubuk cabai untuk mengusir tikus dari kediaman Anda:

– Sediakan beberapa sendok makan minyak goreng

– Sediakan beberapa sendok juga bubuk cabai.

– Campurkan minyak goreng tersebut dengan bubuk cabai

– Aduk lah sampai rata

– Setelah itu oleskan lah di daerah-daerah yang sering dilalui tikus atau sarangnya

– Dengan begitu tikus di rumah pun akan mati berjatuhan dan kapok balik lagi ke rumah.

Nah mudah sekali bukan? Silahkan mencoba dijamin tikus kapok balik lagi ke rumah Anda.

3. Masyarakat Tidak Perlu Khawatir Ganjil Genap di Margonda, Polisi: Ada Alternatif

Kasat Lantas Polres Metro Depok, Ajun Komisaris Besar Polisi Andi Indra Waspada mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap rencana penerapan ganjil genap di Jalan Margonda Raya.

Dengan diterapkannya ganjil genap perjalanan tidak akan terganggu, karena banyak alternatif yang tengah disiapkan.

“Menurut saya nggak usah khawatir. Gage (ganjil genap) di Depok ini hanya untuk mengurangi (beban jalan) dan kalau memang pada saat berlaku nanti kan hanya mengalihkan arus saja,” kata Andi kepada wartawan, Sabtu 2 Oktober 2021.

Andi mengatakan, untuk sementara gage hanya diberlakukan di Jalan Margonda Raya, sehingga saat penerapannya, masih banyak jalan alternatif yang bisa dilewati. “Nanti berlakunya Sabtu Minggu pukul 10.00 pagi hingga 20.00 malam,” kata Andi.

Andi mengatakan, penerapan gage di Jalan Margonda hanya segmen 2 dan 3 yaitu mulai dari flyover UI sampai dengan Jalan Juanda.

“Misalnya dia dari arah Jakarta (Lenteng Agung) mau ke Margonda, kita siapkan alternatif ke jalan Komjen M Jasin, terus tembusnya nanti Juanda, begitupun dari arah sebaliknya dari arah Depok menuju Jakarta,” kata Andi.

Lebih jauh Andi mengatakan, selain penyiapan jalur alternatif, kendaraan roda dua dan masyarakat yang tinggal di sepanjang Jalan Margonda Raya pun akan dikecualikan, “Intinya, untuk roda empat, roda dua tidak. Kemudian kalau dia rumahnya disitu ya kita akan memperbolehkan (lewat),” kata Andi.

Sebelumnya diberitakan, pelaksanaan perdana gage di Kota Depok akan dimulai pada Oktober 2021 dengan diawali uji coba selama 2 pekan. Rencananya ganjil genap hanya akan diterapkan di waktu weekend saja yakni Sabtu dan Minggu.