Terpopuler DepokToday, 29 Oktober 2021: Jokowi Punya Kakak di Korea, Presiden Korea Traktir Jokowi

Bendera Korsel dan Indonesia (Foto: Istimewa)

DepokToday – DepokToday merangkum berita terpopuler pada Jumat pagi, 29 Oktober 2021. Pertama, Presiden Jokowi menganggap Presiden Korea sebagai kakaknya sendiri. Pernyataan itu terlontar saat pertemuan bilateral KTT ROK-Asean pada 2019 lalu.

Terpopuler kedua, Presiden Jokowi tiba-tiba kaget saat Presiden Korea Selatan Moon Jae-in membuka dompet dan hendak membayarkan belanjaannya.

Selanjutnya, Korsel sepakat membantu Indonesia dalam upaya pemindahan ibu kota.

Berikut ringkasan berita terpopuler di DepokToday pada Jumat pagi:

1. Presiden Jokowi Punya Kakak di Korea, Sosoknya Bukan Orang Sembarangan

Sebagai seorang kepala negara, sudah selayaknya Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersikap ramah pada siapapun. Nah, sikap ramah dan sederhana Jokowi rupanya juga menyentuh hati pimpinan tertinggi Korea Selatan loh.

Ya, hubungan Presiden Jokowi dengan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in tampaknya memang semakin harmonis. Bahkan, karena saking dekatnya, mantan Wali Kota Solo itu sampai menyebut Moon Jae-in sebagai sosok seorang kakak.

Pernyataan itu ia lontarkan  saat melakukan pertemuan bilateral di sela KTT ROK-Asean pada 2019, lalu.

“Terima kasih kakak saya yang mulia Presiden Moon Jae-In, terima kasih atas sambutan yang hangat,” kata Jokowi yang disambut tawa dan tepuk tangan delegasi Korea Selatan di Hotel Westin Busan, Korsel, dikutip dari kabar24.bisnis.com pada Kamis 28 Oktober 2021.

Sebutan “kakak” itu adalah balasan dari sambutan Moon Jae-in yang menyebut Jokowi sebagai “teman tercinta saya”.

“Teman saya tercinta, senang sekali dapat bertemu lagi Bapak Presiden Jokowi di Busan, kampung halaman saya,” ucap Moon Jae-in saat menyambut Jokowi dan para menteri yang mendampinginya.

Dalam pertemuan bilateral ini, Moon mengakui di antara dengan negara-negara Asean, Indonesia adalah negara satu-satunya menjalin mitra strategis khusus bersama Korea.

Data yang dihimpun menyebut, kedua negara bahkan telah membangun bilateral yang lebih erat daripada tahun sebelumnya dan setiap tahun mengadakan pertemuan puncak untuk mengembangkan hubungan akrab dan khusus antar kedua negara.

“Kedua negara telah menjadi negara yang saling memerlukan dan berjalan bersama untuk kemakmuran bersama,” ujarnya.

Presiden Korea Selatan ini yakin, bahwa persahabatan dengan Indonesia akan berperan penting untuk kemakmuran bersama dan juga negara se-Asean.

Menanggapi hal itu, Jokowi senang melihat kemajuan hubungan bilateral Indonesia dan Korea, termasuk kerja sama yang konkret dalam kunjungan saat ini.

“Saya ingin mulai dengan menyampaikan kekhawatiran terhadap situasi ekonomi dunia saat ini. Di tengah situasi sulit seperti ini, upaya memperkuat kerja sama di antara kita menjadi lebih penting artinya,” tuturnya.

Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi dan Presiden Moon Jae-in menyaksikan tiga kesepakatan ditandatangani pihak Indonesia dan Korea.

Ketiga kesepaktan yang ditandatangani adalah selesainya negosiasi Comprehensive Economic Partnership (CEPA) antara Indonesia dengan Korea, kesepakatan bebas visa untuk pemegang paspor diplomatik dan dinas dan ketiga adalah MoU mengenai technical cooperation on capital city relocation and development.

2. Ketika Presiden Korea Buka Dompet Bayarin Belanjaan Jokowi

Sebagai seorang Presiden, aktivitas Joko Widodo (Jokowi) tentu menarik perhatian publik. Dalam artikel DepokToday.com, salah satu yang paling banyak dibaca adalah ketika orang nomor satu di Indonesia ini berkunjung ke Korea Selatan.

Kala itu, Presiden Jokowi didampingi ibu negara, Iriana Jokowi, berkunjung ke salah satu perguruan tinggi di sana. Kedatangan Presiden Jokowi rupanya disambut antusias para mahasiswa.

Tak hanya itu, momen lain yang juga banyak mencuri perhatian publik adalah ketika Jokowi bersama Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, “blusukan” ke sebuah pusat perbelanjaan di Dongdaemun, Seoul pada September 2018, lalu.

“Saya pernah mengajak Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in blusukan ke mal di Bogor, saat beliau berkunjung ke Indonesia pada bulan November 2017. Kini, giliran saya dan Ibu Negara yang diajak blusukan oleh Presiden Moon di Seoul, Korea Selatan,” tulis Jokowi di akun medsos pribadinya dikutip DepokToday.com pada Rabu 27 Oktober 2021

Melansir dream.co.id, ajakan blusukan itu ditawarkan Moon Jae-ini setelah kegiatan makan malam di Blue House.

Presiden Jokowi ditraktir Presiden Korea Selatan atau Korsel (Foto: Istimewa)
Presiden Jokowi ditraktir Presiden Korea Selatan atau Korsel (Foto: Istimewa)

Mantan gubernur DKI Jakarta ini mengatakan kawasan ini mirip dengan Tanah Abang di Jakarta. Ada 30 ribu toko lebih di dalam pusat perbelanjaan ini.

“Hampir sejam lamanya, kami berkeliling, menyambangi beberapa kios, melihat-lihat pakaian, seperti kemeja, jas, dan blazer,” tulis dia.

Dalam video di channel YouTube Kementerian Sekretariat Negara RI, Jokowi dan Moon Jae-in terlihat melihat-lihat baju di pusat perbelanjaan ini. Begitu pula dengan Iriana dan Kim Jung-sook.

Peristiwa unik terjadi kala seorang ajudan Jokowi hendak membayar pakaian yang dipesan atasannya itu. Dengan cekatan Moon Jae-in segera melarang ajudan tersebut.

Hal yang sama juga dilakukan ibu negara Korea selatan yang mendampingi Iriana berbelanja.

Tak disangka, Moon Jae-in langsung mengeluarkan dompet dan menyerahkan sejumlah uang untuk membayar baju pesanan tamu negaranya itu. Tak hanya itu, dia juga membelikan baju untuk anak-anak Jokowi.

3. Makin Lengket, Presiden Korsel dan Jokowi Sepakat Bangun Ibu Kota Baru

Hubungan dekat antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden Korea Selatan (Korsel), Moon Jae-in akhir-akhir ini banyak menyita perhatian publik. Terkait hal tersebut, kedua pimpinan negara itu rupanya telah menyepakati berbagai bentuk kerja sama.

Melansir Kompas.com, salah satu kesepakatan itu bahkan sampai ke ranah pemindahan ibu kota negeri ini loh. Pertemuan khusus yang membahas hal tersebut sempat berlangsung di Westin Chosun Hotel, Busan, pada Senin 25 November 2019, lalu.

Seperti dikutip dari siaran pers resmi Istana, pertemuan ini dilakukan di sela-sela pelaksanaan ASEAN-Republic of Korea (RoK) Summit.

Presiden Korsel, Moon dalam pertemuan itu menawarkan kerja sama dalam pemindahan ibu kota negara RI.

“Saya mengerti pemindahan ibu kota merupakan tugas dan fokus pemerintahan di periode kedua ini,” kata Moon dikutip pada Jumat 29 Oktober 2021.

Seperti diketahui, ibu kota RI akan dipindah dari Jakarta ke Penajam Passer Utara-Kutar Kartanegara, Kalimantan Timur.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat mengumumkan pelaksanaan PPKM Darurat melalui akun youtube Sekretariat Presiden, Kamis 1 Juli 2021. (Tangkapan layar akun Youtube Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat mengumumkan pelaksanaan PPKM Darurat melalui akun youtube Sekretariat Presiden, Kamis 1 Juli 2021. (Tangkapan layar akun Youtube Sekretariat Presiden)

Proses groundbreaking ibu kota baru rencananya dilakukan tahun depan. Presiden Jokowi menanggapi positif tawaran kerja sama teknis pembangunan ibu kota baru Indonesia itu.

“Saya harapkan kerja sama tersebut dapat mengembangkan ibu kota Indonesia baru yang smart, green, safe, inclusive dan resilient,” tutur Presiden Jokowi.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi juga menyambut baik peningkatan kerja sama ekonomi bersama Korea Selatan, terutama menghadapi situasi ekonomi dunia seperti saat ini.

“Di tengah situasi sulit seperti ini, upaya memperkuat kerja sama diantara kita menjadi lebih penting artinya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi menyambut selesainya perundingan Indonesia-Korea Selatan Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA).

“Saya harap dokumen ini ditandatangani pada awal 2020. IK-CEPA adalah simbol komitmen kedua negara bagi keterbukaan ekonomi,” katanya.

Sementara itu, Presiden Korsel juga menyambut baik segera ditandatanganinya IK CEPA. Ia optomis, kerja sama kedua negara pasti akan meningkat.