Terpilih Jadi Rektor UI, Prof Ari Kuncoro: Mari Berburu Bersama  

0
172
Rektor UI terpilih, Prof Ari Kuncoro (jas hitam) bersama Rektor UI, Prof. M. Anis (DepokToday, Rul)

Depok– Proses pemilihan calon rektor Universitas Indonesia (UI) akhirnya rampung pada Rabu 25 September 2019. Dari tiga kandidat yang bersaing ketat, akhirnya kampus kuning itu mendapat satu rektor terpilih untuk masa bakti 2019-2024.

          Adalah Prof. Ari Kuncoro, calon rektor terpilih yang berhasil menyisihkan dua kandidat lainnya yakni, Prof. Abdul Haris dan Prof Budi Wiweko. Proses pemilihan berlangsung teransparan di ikuti oleh 23 suara di gedung Makara Art Center UI, Depok, Jawa Barat.

          Dari hasil pencoblosan itu, Prof Ari Kuncoro meraih 16 suara, sedangkan Prof Abdul Haris meraih tujuh suara dan Prof Budi kosong. 23 suara itu dihasilkan dari mekanisme yang cukup ketat. Mereka yang memiliki hak suara Majelis Wali Amanah (MWA UI). Empat anggota diantaranya adalah Menristekdikti, Menkeu, Menkoperokonomian, dan Kepala Bapenas.

          Ketiga kandidat sempat melakukan debat terbuka yang disaksikan secara langsung oleh sejumlah tamu undangan sebelum akhirnya memasuki tahap pencoblosan suara.

          Ari mengatakan, perolehan yang diraihnya ini bukanlah kemenangan melainkan tongkat estafet yang diamanahkan padanya dari Rektor terdahulu, Prof. Muhammad Anis.

“Sebelum saya menutup ini, saya mengutip pribahasa, kalau mau berburu cepat, dapat hasil cepat berburulah sendiri. Tapi kalau mau berburu hasilnya banyak, maka berburulah bersama-sama. Itulah dia, UI bersinergi dan berkolaborasi,” katanya disambut riuh tepuk tangan

Untuk diketahui, pemungutan suara dilakukan secara bebas yaitu setiap anggota MWA (kecuali Rektor, atau Pejabat Rektor yang secara ex-officio menjadi anggota MWA) berhak memberikan suaranya tanpa paksaan dan tekanan oleh atau dari siapapun.

Adapun jumlah Anggota MWA UI yang berhak untuk memilih berjumlah 15 orang. Setiap Anggota MWA memiliki hak 1 (satu) suara kecuali Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi mempunyai 35% (tiga puluh lima persen) hak suara dari jumlah seluruh hak suara atau 8 suara.

           Ketua MWA UI Saleh Husin menuturkan, “Proses pemilihan Rektor UI berjalan berdasarkan asas profesional, non-diskriminatif, akuntabel dan transparan. Kami berharap, siapapun Rektor UI terpilih kelak adalah pribadi yang terbaik dan telah siap untuk semakin memajukan UI serta bangsa Indonesia.”

Setelah terpilih, Prof Ari akan menjalani pelantikan atau serah terima jabatan pada Desember 2019, menggantikan Prof. Anis. (rul)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here